Jelang Nataru, Okupansi Hotel di Kota Malang Masih Terganjal Pandemi Covid-19

Dec 09, 2020 14:25
Hotel (Ilustrasi/Istimewa)
Hotel (Ilustrasi/Istimewa)

MALANGTIMES - Momen libur natal dan tahun baru setiap tahunnya selalu dimanfaatkan oleh masyarakat untuk menghabiskan waktu bersama dengan cara berwisata. Pada momen menjelang pergantian tahun itu, bisnis hotel selalu meraup keuntungan dengan okupansi atau keterisian yang mencapai 100 persen.

Namun kondisi itu nampaknya masih belum bisa dirasakan oleh industri hotel di masa jelang pergantian tahun kali ini. Pasalnya, sederet hotel di Kota Pendidikan ini memiliki okupansi yang berkisar diangka 35 persen sampai 70 persen saja. Kemungkinan besar hal itu dikarenakan pandemi Covid-19 yang masih melanda.

Baca Juga : Menguntungkan di Masa Depan, Beli Unit di The Kalindra Malang untuk Bisnis Sewa Apartemen

Banquet Sales Executive Atria Hotel and Convention Malang Brigit Puspitasari, menyampaikan, sampai saat ini, okupansi di Atria Hotel masih berkisar diangka 30 persen hingga 35 persen saja. Meski begitu, ia optimis okupansi akan mengalami peningkatan hingga menjelang momen Nataru.

"Untuk okupansi hotel di akhir tahun, dari 175 kamar yang kami jual, hanya terisi sekitar 30 persen. Kemungkinan last minute tamu akan datang, dan kami telah menerapkan protokol kesehatan," katanya.

Terpisah, Public Relation Officer Hotel Santika Premiere Malang Essa Sinaga, menyebut jika okupansi di Santika Premiere saat ini juga berasa dikisaran 30 persen hingga 35 persen. Sementara untuk momen Natal, okupansi sementara tercatat 70 persen, dan momen tahun baru sudah dibooking 45 persen dari total 111 kamar yang ada.

Lebih jauh dia menyampaikan, pada awal Desember 2020, tingkat keterisian kamar memang masih belum terlihat. Terlebih, saat ini memang sedang dalam masa pandemi yang membuat beberapa orang berfikir dua kali untuk melakukan perjalanan.

"Selama pandemi ini kami wajib menerapkan protokol kesehatan, dan itu sudah kami laksanakan untuk meningkatkan keamanan dan kenyamanan tamu," jelasnya.

Baca Juga : Secepatnya! Beli Apartemen The Kalindra Malang Sebelum Harga Melejit

Bukan hanya okupansi hotel, beberapa kawasan wisata di Kota Pendidikan ini juga masih sepi. Pemerintah Kota Malang pun terus mengimbau agar masyarakat yang memanfaatkan waktu libur Nataru untuk selalu tertib protokol kesehatan. Sehingga, persebaran kasus Covid-19 bisa ditekan kembali.

Seluruh kawasan wisata yang kembali beroperasi selama pandemi Covid-19 diwajibkan untuk menerapkan protokol kesehatan. Mulai dari pengukuran suhu tubuh, mengenakan masker, wajib jaga jarak, hingga menyediakan tempat cuci tangan ataupun hand sanitizer.

 

Topik
Okupansi Hotel Hotel Kota Malang Pandemi Covid 19 Jelang Natal dan Tahun Baru berita kota malang

Berita Lainnya

Berita

Terbaru