Vaksin Covid-19 Tiba di Indonesia, Dinkes Kota Malang Persiapkan Faskes dan SDM Pelaksana

Dec 07, 2020 15:13
Ilustrasi vaksin covid-19. (Foto: BBC World).
Ilustrasi vaksin covid-19. (Foto: BBC World).

MALANGTIMES - Sebanyak 1,2 juta dosis vaksin covid-19 Sinovac telah tiba di Indonesia pada Minggu malam (6/12/2020). Kedatangan vaksin ini diharapkan mampu untuk menangani penyebaran covid-19 di berbagai daerah.

Lantas seperti apa kesiapan di Kota Malang? Plt Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Malang Sri Winarni mengatakan pihaknya hingga saat ini masih menunggu juknis (petunjuk juknis) dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) terkait dengan pelaksanaan pendistribusian vaksin covid-19.

Baca Juga : Masuk Nominasi KIP, Puskesmas Ciptomulyo Optimalkan Layanan Hotline

Namun, dalam hal ini,nDinkes Kota Malang melakukan pendataan terkait fasilitas kesehatan (faskes) hingga sumber daya manusia (SDM). Yakni petugas kesehatan yang akan bertugas dalam melaksanakan pendistribusian vaksin kepada masyarakat.

"Kalau di Kota Malang, kami kan tetap menunggu juknisnya dari Kementerian Kesehatan yang sampai saat ini belum turun. Tapi yang sudah kami lakukan adalah melakukan pendataan fasilitas kesehatan yang nanti siap untuk melaksanakan, termasuk SDM yang akan melaksanakan," ujarnya, saat dihubungi awak media Senin (7/12/2020).

Sri Winarni menambahkan, petugas kesehatan yang ditunjuk juga telah melakukan pelatihan terkait pelaksanaan vaksinasi melalui Zoom meeting oleh Kemenkes. Masing-masing puskesmas telah menunjuk satu bidan dan satu dokter untuk pelatihan tersebut.

"Pelatihan juga sudah dilakukan melalui Zoom meeting oleh Kementerian Kesehatan kepada tenaga-tenaga kesehatan yang nanti ditunjuk untuk melakukan vaksinasi. Di Kota Malang masing-masing puskesmas menyodorkan satu bidan dan sati dokter," jelasnya.

Artinya, semua Puskesmas di Kota Malang dipastikan bisa digunakan dalam memfasilitasi proses vaksinasi covid-19. Meski begitu, terkait layanan kesehatan lainnya,  Sri Winarni menyebut masih terus dalam proses pendataan. "Belum (layanan kesehatan lainnya), masih proses pendataan," terangnya.

Sebagai informasi, hingga saat ini setidaknya tercatat 1.034 nakes (tenaga kesehatan) yang dipastikan mendapat vaksin dari pemerintah pusat. Rinciannya, nakes dari RSUD sejumlah 202 dan dari 16 puskesmas sejumlah 832.

Baca Juga : Vaksinasi: Keluarga Sehat, Produktivitas Meningkat

"Untuk prioritas lainnya seperti aparat TNI/Polri, dan petugas pelayanan publik, itu masih berproses pendataannya," ungkapnya.

Meski begitu, Dinas Kesehatanmasih belum tahu-menahu kapan vaksin covid-19 akan segera didistribusikan. Ada kemungkinan, proses distribusi ke setiap daerah akan dilangsungkan awal tahun 2021.

Kota Malang diharapkan menjadi salah satu daerah yang mendapat prioritas pemberian vaksinasi yang pertama. "Ya sesuai dengan kondisi yang ada di Kota Malang, berapa jumlah nakes, berapa aparat, sesuai juknisnya nanti yaitu yang akan dilaksanakan dan vaksin yang didistribusikan di Malang," katanya.

Untuk diketahui, Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyebut vaksin yang datang saat ini masih akan bertambah. Ke depannya akan ada lagi jutaan dosis vaksin covid-19 yang didatangkan baik dalam bentuk jadi atau bulk. Salah satu vaksin yang digunakan vaksin Sinovac Biotech.

Topik
Vaksin Covid 19vaksin covid 19 SinovacDinkes Kota MalangKementerian Kesehatan

Berita Lainnya

Berita

Terbaru