Imbas Gelar Table Top, Wisata Kota Malang Semakin Dipercaya Buyer

Dec 03, 2020 15:21
Kasi Pengembangan Ekonomi Kreatif Disporapar Kota Malang Agung H Buana (kiri) saat meninjau stan salah satu seller di agenda Table Top beberapa saat lalu (Anggoro Sudiangko/MalangTIMES).
Kasi Pengembangan Ekonomi Kreatif Disporapar Kota Malang Agung H Buana (kiri) saat meninjau stan salah satu seller di agenda Table Top beberapa saat lalu (Anggoro Sudiangko/MalangTIMES).

MALANGTIMES - Gelaran Table Top yang dilaksanakan Dinas Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kota Malang Kota Malang atas dukungan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif  (Kemenparekraf) mampu memberi efek positif pada industri wisata di Kota Malang.

Passca-gelaran Table Top, antusiasme buyer untuk kembali datang berwisata ke Malang secara berangsur kembali pulih. Meski masih belum terlihat signifikan,  upaya pengenalan wisata yang sesuai protokol kesehatan tampaknya cukup berpengaruh.

Baca Juga : Kesan Menarik Peserta Tsunami 1.260 Kabupaten Malang Asal Bali di Pantai Balekambang

Kasi Pengembangan Ekonomi Kreatif Disporapar Kota Malang Agung H. Buana menyampaikan, agenda Table Top yang mengangkat tema Pariwisata Bangkit dalam Rangka Recovery Sektor Pariwisata tersebut telah mendatangkan buyer dari berbagai daerah di Indonesia. Seluruhnya bergerak dalam industri pariwisata.

"Insya Allah memberikan kepercayaan kepada travel luar Kota Malang untuk mengetahui pariwisata yang aman dan melaksanakan protokol kesehatan secara ketat," katanya.

Agung menjelaskan, upaya tersebut merupakan bagian dari upaya pemulihan ekonomi. Sehingga, berbagai strategi harus ditetapkan untuk bisa menggeliatkan kembali industri wisata. Terutama sektor pariwisata dan ekonomi kreatif (parekraf) yang relatif berpengaruh tinggi pada pendapatan asli daerah (PAD) Kota Malang.

"Sumbangan parekraf pada PAD Kota Malang relatif tinggi. Sehingga itu menjadi salah satu konsentrasi kami," jelasnya.

Lebih jauh Agung menerangkan bahwa Kota Malang akan terus fokus pada penerapan cleanliness, health, safety & environment sustainability (CHSE) pada setiap sektor pariwisata di Kota Pendidikan ini. Penerapan sistem pariwisata yang berbasis pada protokol kesehatan itu diharapkan bisa semakin menggeliatkan ekonomi di Kota Malang.

Baca Juga : Rebut Giveaway, Ayo Manfaatkan Potensi Wisata dan Keindahan Alam Kabupaten Malang

"Straregi kedepan kami adalah memastikan penerapan CHSE secara ketat dan memulihkan ekonomi sesuai arahan RPJMD daerah yang telah direvisi," katanya.

Sebagai informasi, Table Top merupakan agenda rutin yang dilakukan untuk meningkatkan dan memulihkan industri pariwisata. Agenda tersebut mempertemukan seller dari Malang dengan buyer dari berbagai daerah di Indonesia. Agenda rutin tersebut setiap tahunnya selalu mampu menarik perhatian buyer untuk berwisata dan menghabiskan waktu liburan mereka di Malang Raya.

 

Topik
table top disparpora kota malangWisata Kota Malangrecovery sektor pariwisata
Townhouse-The-Kalindra-foto-The-Kalindra-P80c5928dba440a88.jpg

Berita Lainnya

Berita

Terbaru