Seventeen (Foto: Tribunnews)
Seventeen (Foto: Tribunnews)

MALANGTIMES - Grup band Seventeen kini memang hanya tinggal kenangan saja. Pasalnya, tiga personel lain telah meninggal dunia dalam musibah bencana alam tsunami di Tanjung Lesung.  

Para personel yang meninggal yakni Bani Seventeen, Andi Seventeen, dan Herman Seventeen. Hanya Ifan Seventeen saja yang dinyatakan selamat.  

Baca Juga : 7 Drama Korea Terbaru Siap Tayang Desember 2020

 

Bahkan, istri Ifan, Dylan Shara pun ikut menjadi korban tewas dalam musibah itu. Kisah tragis Seventeen itu lantas diangkat dalam sebuah film dokumenter berjudul "Kemarin".  

Sempat tertunda karena Covid-19, film Kemarin ini dijadwalkan tayang di bioskop mula Rabu (3/12/2020) besok. Film ini merupakan garapan dari sutradara Upie Guava. Sementara, Wisnu Surya Pratama sebagai penulis naskah ini.

Sebagian besar film ini mengambil footage dari 55 jam rekaman yang diabadikan band Seventeen. Ada pula rekaman empat jam sebelum Seventeen naik ke atas panggung hingga detik-detik personel dihantam tsunami.  

Tentunya musibah ini sangat membekas di hati Ifan Seventeen lantaran sahabat dan istrinya menjadi korban tsunami itu. Selain Ifan, orang-orang terdekat dari personel Seventeen lainnya juga turut hadir di film ini.  

Mereka akan memberikan pernyataan tentang para mendiang mulai dari kebiasaan hingga kondisi keluarga setelah kepergian mereka. Film ini akan terdiri dari tiga fase penting.  

Baca Juga : Jadwal Tayang Film Generasi 90an: Melankolia Ditunda, Tim Suguhkan Web Series Lebih Dulu

 

Di awal akan diceritakan pertama kali dibentuknya band Seventeen di Yogyakarta pada 17 Januari 1999. Selain itu akan ada cerita pergantian personel yang kemudian mulai dikenal secara nasional berkat lagu Selalu Mengalah.  

Di pertengahan film akan dikisahkan sejumlah konflik yang dialami Seventeen hingga digiring pada peristiwa tsunami Tanjung Lesung, Banten pada 22 Desember 2018 lalu.  

Video : OFFICIAL TRAILER KEMARIN (SUB ENGLISH)