Wali Kota Malang, Sutiaji
Wali Kota Malang, Sutiaji

MALANGTIMES - Wali Kota Malang Sutiaji mengumumkan jika ia positif Covid-19. Pria nomor satu di Kota Malang tersebut menyampaikan kabar tersebut melalui akun resmi instagramnya @Samsutiaji pada hari ini, Selasa (1/12/2020).

Dalam video yang ia unggah tersebut, Sutiaji menyampaikan jika hasil lab serangkaian tes kesehatan yang dia lakukan telah keluar. Dia pun kemudian dinyatakan positif Covid-19. Dia juga berpesan kepada seluruh masyarakat Kota Malang untuk tetap menjaga kesehatan.

Baca Juga : Akhir November, Pasien Covid-19 Baru 6 Orang, Sembuh 7 Orang

 

"Assalamualaikum wr. wb. Kepada seluruh warga Bhumi Arema, menjawab teka teki Pak Wali tidak bisa beraktivitas serangkaian giat yang dilakukan, kami awalnya batasi diri sambil tunggu hasil dari beberapa pemeriksaan yang dilakukan oleh Labkesda dan RSUD. Tahapan-tahapan yang kami lakukan rapid, negatif. Terus cek darah general check up non-reaktif. Tapi karena saya merasa badan tidak enak, maka saya harus batasi diri. Sehingga tidak beraktivitas," katanya.

 

 

Politis Demokrat itu juga menyampaikan jika pada awalnya dia tidak memiliki gejala. Namun, kemudian dia dan keluarga memutuskan untuk membatasi aktivitas.

"Saya dan keluarga putuskan harus berdiam diri dan batasi aktivitas. Baru hasil lab kemarin malam, hasilnya kami dinyatakan positif," jelasnya.

Diapun berpesan kepada seluruh masyarakat Kota Malang untuk senantiasa menjaga kesehatan. "Kami sampaikan kepada seluruh warga Kota Malang agar tetap lakukan 3M. Kami juga buat edaran seluruh ASN untuk WFH," tambahnya.

Baca Juga : Tambah 7 Orang, Pasien Positif Covid-19 di Kabupaten Malang Meningkat Jadi 1.113 Kasus

 

Di akhir video, Sutiaji menyampaikan permohonan doa untuk dirinya dan seluruh warga Kota Malang. "Mohon doanya dan mudah-mudahan kami bisa aktivitas kembali. Banyak PR besar yang kita lakukan saya belum bisa berikan yang terbaik. sekali lagi yang saya minta kesehatan sangat terpenting. Jaga diri panjenengan. Semua imun dijaga jangan terlalu banyak capek. Ketika capek imun turun disitulah bersarangnya virus. Sampai saat ini blm diketahui darimana saya terpapar Covid-19," pungkasnya.