Honda Rilis Skutik "Air Blade" dengan Fitur Menarik, Diklaim Jadi Penantang Yamaha Aerox

Dec 01, 2020 14:33
Honda Air Blade (Foto: MotoSaigon)
Honda Air Blade (Foto: MotoSaigon)

MALANGTIMES - Honda baru saja kembali merilis sukter matic terbarunya yakni "Air Blade". Sebelumnya, Air Blade pertama kali meluncur di Vietnam pada 2019 silam.  

Kini Air Blade mendapatkan penyegaran dari sisi eksterior dan penambahan fitur yang melimpah.  Bahkan Air Blade diklaim bakal menjadi penantang dari Yamaha Aerox.

Baca Juga : Yamaha Resmi Luncurkan FZ 25 Edisi Marvel dengan 2 Varian, Begini Penampakannya

Melansir melalui Motosaigon, motor ini mengusung cluster lampu LED besar, yang lebih futuristis, namun tetap hemat daya. Model anyarnya pun mendapat instrumen digital yang lebih informatif dan modern.  

Honda Air Blade 150
Foto: MotoSaigon

Desainnya terlihat makin elegan berkat penggunaan emblem 3D pada sisi kanan dan kiri bodinya. Perubahan yang paling terlihat pada Air Blade ini adalah di sistem kontak.  Kini sistem kontak skutik Honda ini adalah Honda Smart Key.  Dengan teknologi ini, Air Blade akan lebih aman dari tindakan pencurian.  Karena sistem ini sudah terdapat fungsi alarm anti maling.

Honda Air Blade
Foto: MotoSaigon

Di sisi lain, Air Blade juga masih memiliki fitur Anti-lock Braking System (ABS) di roda depan.

Sementara untuk dapur pacu, motor ini masih dibekali mesin 150 cc, eSP, dengan saringan udara dan knalpot yang telah disesuaikan. Mesin ini bisa menghasilkan tenaga maksimal 9,6 kW pada 8.500 rpm.

Kendati demikian, motor ini diklaim tetap irit bahan bakar. Motor ini juga mendapatkan upgrade dari sisi tampilan.  

Honda Air Blade
Foto: MotoSaigon

Pilihan warna yang kini semakin berani dengan cat hitam doff.  Terdapat pula sentuhan grafis warna gold.  Ada pilihan warna merah yang lebih sporty. Sayangnya belum ada informasi terkait berapa harga jual Air Blade terbaru ini.  Kemungkinan, motor ini dibanderol kisaran Rp 30 jutaan.  

 

Topik
motor barudisparpora kota malang

Berita Lainnya

Berita

Terbaru