Petugas saat mengecek kualitas air PDAM Kota Malang (Istimewa).
Petugas saat mengecek kualitas air PDAM Kota Malang (Istimewa).

MALANGTIMES - Proses normalisasi menjadi langkah pertama yang diambil Perumda Tugu Tirta atau PDAM Kota Malang saat mengatasi adanya indikasi air berbau solar. Paska membuang air yang terkontaminasi solar, petugas juga dengan rutin melakukan pengawasan kualitas air.

Bukan hanya saat insiden air berbau solar, pengecekan dan pengawasan kualitas air layanan itu menurut Direktur Utama Perumda Tugu Tirta Kota Malang M. Nor Muhlas, dilakukan secara rutin. Mulai dari kualitas air baku atau sumber air hingga unit produksi dan lain sebagainya.

Baca Juga : Viral Motor Rp 600 Juta Ditabrak Ayla, Rumah dan Mobil Pelaku Jadi Jaminan, Ini Kata Korban

 

Selama proses normalisasi paska air berbau solar tersebut, menurutnya, petugas mengawasi kualitas air di sumber air, unit produksi Resevoar penampungan atau tandon dan di sambungan SR pelanggan. Baik secara internal yaitu Laboratorium PDAM, maupun eksternal menggunakan Laboratorium Dinkes dan Laboratorium Perum Jasa Tirta.

"Juga dilakukan pengecekan kualitas air secara langsung bila ada pengaduan gangguan meliputi parameter turbidity, Sisa Chlor, pH dan bau air," katanya.

Sehingga, dengan adanya kandungan sisa chlor min 0.2 ppm dan Turb & pH yang memenuhi syarat, maka air terdesinfeksi cukup aman terjaga dari mikroorganisme yang bersifat patogen. 

Pengecekan kualitas itupun bukan hanya satu atau dua kali dilakukan. Namun berkali-kali untuk memastikan kualitas air bernar-benar normal dan layak minum.

"Sehingga air bersih dan hyginies aman untuk dikonsumsi," jelasnya.

Kegiatan pengawasan kualitas tersebut menjadikan jaminan bahwa kualitas air aman utk dikonsumsi. Petugas juga melakukan pengecekan kualitas air di setiap kawasan yang terdampak. 

Setiap aduan yang masuk pun akan langsung ditindaklanjuti dengan melihat kondisi dan kualitas air menggunakan perlengkapan yang dimiliki Perumda Tugu Tirta Kota Malang.

Baca Juga : Evakuasi Gerbong KA Anjlok di Malang Rampung, Penyebabnya Masih Belum Ketemu

 

Dari hasil pengujian parameter kualitas air yang dilakukan, maka setiap titik terdampak saat ini dinyatakan sudah bersih, tidak berbau dan memenuhi syarat air minum dan layak dikonsumsi. Sehingga pelanggan tidak perlu lagi takut ataupun enggan menggunakan air yang didistribusikan PDAM Kota Malang.

Namun apabila pelanggan masih menemukan adanya air yang berbau dan keruh, disarankan untuk langsung membuat aduan kepada Perumda Tugu Tirta. Untuk kemudian akan langsung ditindaklanjuti oleh petugas di lapangan. 

Selain itu, pelanggan juga diharapkan membersihkan tandon yang sebelumnya terkontaminasi solar. Sehingga air bisa kembali bersih sesuai dengan kualitas normal dan tidak berbau.