Petugas Damkar Kota Malang saat melakukan pemadaman kebakaran di Jalan Candi Panggung Barat (Ist)
Petugas Damkar Kota Malang saat melakukan pemadaman kebakaran di Jalan Candi Panggung Barat (Ist)

MALANGTIMES - Di tengah hujan yang mengguyur Kota Malang sekitar pukul 15.25 WIB, insiden kebakaran membuat heboh warga kawasan Lowokwaru, Minggu (22/11/2020).

Kebakaran tersebut terjadi di sebuah rumah di Jalan Candi Panggung Barat No 46 RT 02/RW 18, Kelurahan Mojolangu, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang.

Baca Juga : Satgas DPUPRPKP Keruk Sedimentasi Usai Banjir Galunggung, Material dan Sampah Capai 1 Truk

Rumah  milik Imam Mudin (45) tersebut terbakar di bagian lantai dua. Tepatnya bagian dapur dan gudang yang di dalamnya terdapat tumpukan kayu-kayu bekas.

Namun beruntung, hanya delapan menit api membakar material yang ada. Si jago merah tak sampai mengamuk atau membakar habis ruangan dapur yang juga gudang seluas dua kali empat meter tersebut.

Kondisi hujan yang mulai turun serta situasi lembab di dapur dan gudang turut membantu dalam percepatan usaha pemadaman api sehingga tak sampai merembet ke atap.

Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Malang Teguh Budi Wibowo menjelaskan,  pihaknya mendapatkan informasi  kebakaran sekitar pukul 15.25 WIB. Empat mobil pemadam kebakaran dengan 14 personel langsung menuju lokasi.

"Tiba di sana kami langsung lakukan pembasahan menggunakan sekitar 4.000 liter air. Sekitar 15.45 WIB api berhasil dipadamkan," bebernya.

Penyebab kebakaran saat ini masih dalam penyelidikan tim kepolisian. Namun dugaan sementara, kebakaran tersebut tidaklah disebabkan kompor atau kebocoran gas.

Baca Juga : Apesnya Manager Outlet Ayam Geprek di Malang Ini, Sibuk Kerja, Motor Hilang

"Dugaan karena korsleting listrik. Kemungkinan dari kabel-kabel yang menuju ke lampu di atas. Sementara untuk dugaan seperti kebocoran gas tidak ditemukan,” ungkapnya.

Pihaknya juga mengimbau, agar masyarakat selalu berhati-hati dan mengantisipasi adanya insiden kebakaran. Diharapkan juga, masyarakat tidak meletakkan barang-barang mudah terbakar dekat dengan sumber api.

Selain itu, turut diperlukan adanya pengecekan secara berkala terhadap jaringan listrik yang terpasang serta tidak asal sembarangan memasang jaringan listrik.