KH. Abdul Mu'id (tengah) saat usai deklarasi dukungan alumni santri tiga ponpes besar dan sepuh untuk kemenangan paslon LaDub, Jumat (20/11/2020). (Foto: Dok. Malang Bangkit)
KH. Abdul Mu'id (tengah) saat usai deklarasi dukungan alumni santri tiga ponpes besar dan sepuh untuk kemenangan paslon LaDub, Jumat (20/11/2020). (Foto: Dok. Malang Bangkit)

MALANGTIMES - Dukungan dari alumni santri pondok pesantren (ponpes) besar dan sepuh di Jawa Timur (Jatim) mengalir deras kepada pasangan calon (paslon) Bupati dan Wakil Bupati Malang nomor urut dua Lathifah Shohib-Didik Budi Muljono (LaDub). 

Setidaknya terdapat kelompok alumni dari tiga ponpes besar dan sepuh di Jatim yakni alumni Ponpes Lirboyo, alumni Ponpes Ploso dan alumni Ponpes Sidogiri. Mereka mendeklarasikan diri untuk mendukung paslon LaDub di rumah Ketua Tim Pemenangan paslon LaDub, Kholiq di Bantur.

Perwakilan dari tiga alumni ponpes besar dan sepuh di Jatim ini yakni KH. Abdul Mu'id Shohin yang merupakan keluarga alumni Ponpes Lirboyo mengatakan bahwa pihaknya siap mendukung secara penuh untuk kemenangan paslon LaDub di Pilkada Kabupaten Malang 2020. 

"Hari ini para alumni Pondok Pesantren Lirboyo, Ploso dan Sidogiri berkumpul untuk melakukan konsolidasi pemenangan Pasangan LADUB di Pilbup Malang," ungkapnya kepada pewarta saat berada di Bantur, Jumat (20/11/2020). 

Salah satu keseriusan dan ketulusan hati dari para alumni santri tiga ponpes tersebut dikatakan Abdul Mu'id dengan menggaungkan Tagline 'Santri Nderek Kiai, Santri Milih Bu Nyai'. 

Pria yang akrab disapa Gus Mu'id ini menambahkan bahwa gerakan dari alumni santri tiga ponpes besar dan sepuh di Jatim ini terus dilakukan hingga ke akar rumput untuk melakukan konsolidasi dan penguatan secara Door to Door agar tujuan utama kemenangan paslon LaDub nomor urut dua tercapai. 

"Tentunya kami ingin kemenangan tebal bagi pasangan LaDub. Maka dari itu, kami terus bergerak mengenalkan Bu Nyai dan Pak Didik, ini bagian dari gerakan jihad politik menangkan Bu Nyai," terangnya. 

Menurutnya semua segmen masyarakat di Kabupaten Malang akan digarap. Selain melakukan penguatan secara Door to Door kepada masyarakat, para alumni santri tiga ponpes besar dan sepuh tersebut akam bergerak juga melalui dunia digital. "Kami terus melakukan komunikasi dengan para alumni, melalui grup WhatsApp, Door to Door dan sebagainya," ujarnya. 

Terlebih lagi Lathifah Shohib yang merupakan cucu dari salah satu pendiri Nahdlatul Ulama (NU) yakni KH. Bisri Syansuri serta pengalaman yang salah satunya pernah menjabat sebagai anggota DPR (Dewan Perwakilan Rakyat) RI dua periode ini dirasa mumpuni untuk memimpin Kabupaten Malang. 

Selain itu kolaborasi dengan seorang Didik Budi Muljono sosok nasionalis yang memiliki pengalaman di dunia birokrasi salah satunya dengan menjadi Sekretaris Daerah (sekda) Kabupaten Malang merupakan kombinasi yang cocok antara kelompok Religius dan Nasionalis.  "Alumni Pondok Pesantren Lirboyo, Ploso dan Sidogiri akan terus mengenalkan pasangan LaDub kepada masyarakat agar elektabilitas semakin naik," tandasnya. 

Pihaknya sangat optimistis, paslon LaDub dapat memenangkan kontestasi politik Pilkada Kabupaten Malang 2020 dengan mayoritas suara masyarakat Kabupaten Malang.