Pelajar SMK saat mengikuti ujian di SMKN 1 Kota Batu. (Foto: Irsya Richa/MalangTIMES)
Pelajar SMK saat mengikuti ujian di SMKN 1 Kota Batu. (Foto: Irsya Richa/MalangTIMES)

MALANGTIMES - Meski di tengah pandemi Covid-19, Pemkot Batu terus berupaya untuk membiayai warganya yang mendapatkan beasiswa di Perguruan Tinggi. Tahun ini Dinas Pendidikan Kota Batu menambah kuotanya yakni sejumlah 87 orang.

Jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya ada tambahan 16 orang. Ya tahun 2019 silam Pemkot Batu memberikan beasiswa sejumlah 71 orang di perguruan tinggi di penjuru daerah. 

Baca Juga : Dua Juta Pendidik dan PTK non-PNS Dapatkan BSU dari Kemendikbud

Anggaran untuk membiayai mereka yang beruntung melanjutkan study di perguruan tinggi itu adalah Rp 409,5 juta. Para mahasiswa dan mahasiswi tersebut ada yang memilih jenjang D3/ D4/ S1 dan S2. Dengan perguruan tinggi terjauh di Tiongkok, Rusia, hingga Arab Saudi. 

“Ada yang kuliah di dalam negeri maupun di luar negeri, baik perguruan negeri atau swasta. Dari 87 orang, 12 orang di antaranya masih baru,” ucap Kepala Dinas Pendidikan Kota Batu, Eny Rachyuningsih.

“Dan setiap tahunnya memang kuota penerima beasiswa perguruan tinggi terus bertambah. Semula di tahun 2014 silam program ini hanya beberapa orang saja,” tambahnya. 

Hanya saja untuk mempertahankan beasiswa tersebut, mahasiswa itu harus menuntaskan perkuliahan selama 4 tahun. Dengan mempertahankan indeks prestasi di atas 3,00. “Kalau yang S1 harus bisa selesai di semester 8. Jika lebih dari itu, biaya akan ditanggung oleh pelajar atau mahasiswa tersebut,” terang mantan Kepala Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Tenaga Kerja Kota Batu.

Baca Juga : UIN Malang Yakin Menuju Perguruan Tinggi Bereputasi Internasional

Beasiswa perguruan tinggi ini diberikan kepada warga Kota Batu karena memang Pemkot Batu ingin meningkatkan kualitas pendidikan di Kota Batu. “Juga wujud kami serius menangani dan memajukan dunia pendidikan di Kota Batu,” tutupnya.