Sosok Amari yang dikenal humoris di kalangan para kader PDI Perjuangan. (Foto: Istimewa) 
Sosok Amari yang dikenal humoris di kalangan para kader PDI Perjuangan. (Foto: Istimewa) 

MALANGTIMES - Salah satu kader terbaik DPC (Dewan Pimpinan Cabang) PDI Perjuangan Kabupaten Malang, Amari telah meninggal dunia tepat tujuh hari setelah sempat mendapatkan perawatan intensif selama tujuh hari di Rumah Sakit Moewardi Surakarta, Kamis (19/11/2020). 

Ternyata sosok Amari merupakan kader dari PDI Perjuangan Kabupaten Malang yang telah dipersiapkan untuk menjalani PAW (Pergantian Antar Waktu) menggantikan posisi Didik Gatot Subroto di DPRD (Dewan Perwakilan Rakyat Daerah) Kabupaten Malang. 

"Beliau ini di Pileg 2019 menempati urutan perolehan suara ketiga di dapil (daerah pemilihan, red) 6. Sudah kita usulkan sebagai calon pengganti PAW Bapak Didik Gatot Subroto sebagai anggota DPRD," ungkapnya ketika dikonfirmasi pewarta, Kamis (19/11/2020). 

Dapil 6 sendiri terdiri dari wilayah Kecamatan Lawang, Singosari dan Pakis yang di mana dari dapil 6, PDI Perjuangan meraih dua kursi yakni Didik Gatot Subroto dan Hariyanto. 

Didik Gatot Subroto yang saat ini sedang mencalonkan diri sebagai Calon Wakil Bupati Malang, informasi dari Darmadi bakal digantikan posisinya sebagai anggota DPRD Kabupaten Malang oleh Amari. 

Disampaikan Darmadi bahwa Amari merupakan kader yang telah lama setia bersama PDI Perjuangan dan pada tahun 2019, Amari memutuskan untuk mengikuti kontestasi politik dalam Pemilihan Legislatif 2019. 

"Pak Amari ini adalah kader PDI Perjuangan yang merupakan mantan Kepala Desa Mangliawan dan pernah menjadi Ketua PAC PDI Perjuangan. Kemudian mencalonkan diri sebagai anggota DPRD dan beliau belum terpilih," ujarnya. 

Selain keluarga besar DPC PDI Perjuangan Kabupaten Malang yang merasa sangat kehilangan, masyarakat pun juga merasa kehilangan atas kepergian Amari. 

Terlebih lagi, Amari pernah menjabat sebagai Kepala Desa Mangliawan dan meninggalkan duka mendalam bagi masyarakat Desa Mangliawan, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang. 

Saat ini jenazah Amari sedang dalam perjalanan dari Surakarta menuju rumah duka di Graha Pelita Asrikaton, Pakis, Kabupaten Malang untuk selanjutnya dilakukan proses pemakaman. "Rencananya jenazah akan dimakamkan besok Jumat (20/11/2020) pagi sekitar pukul 08.00 WIB di TPU Keduyo, Mangliawan," pungkasnya.