Pedagang saat melakukan rapid test di Pasar Besar Kota Batu. (Foto: istimewa)
Pedagang saat melakukan rapid test di Pasar Besar Kota Batu. (Foto: istimewa)

MALANGTIMES - Aktivitas yang menimbulkan kerumunan masa dalam jumlah besar terpaksa kembali dihentikan di tengah pandemi Covid-19 oleh pemerintah Desa Tlekung, Kecamatan Junrejo. Lantaran untuk menekan angka penyebaran Covid-19. 

Pemerintah desa setempat memberikan imbauan tersebut sejak 17 November 2020 lalu. Diimbau agar masyarakat menunda aktivitas yang menimbulkan kerumunan massa dalam jumlah besar seperti kegiatan tahlil, istigosah, yasin untuk sementara waktu.

Baca Juga : Hanya Bertambah 2 Kasus Positif Covid-19, Kabupaten Malang Masih Bertahan di Zona Kuning

Kemudian juga meliburkan kegiatan belajar mengajar di Taman Pendidikan Al-Qur'an (TPA/TPQ atau pondok pesantren) di Desa Tlekung. Sebelumnya kegiatan tersebut sudah kembali digelar dengan menerapkan protokol kesehatan.

Protokol kesehatan yang dilakukan itu dengan menerapkan 3 M, yakni menjaga jarak, mencuci tangan, dan memakai masker. Kemudian aktivitas itu kini harus dihentikan sehubungan dengan mewabahnya Covid-19 yang menimpa beberapa warga di Desa Tlekung akhir-akhir ini.

“Untuk imbauan menghentikan aktivitas tahlil, istigosah, yasin untuk sementara waktu. Kemudian juga meliburkan kegiatan belajar mengajar  di TPA/TPQ atau pondok pesantren di Desa Tlekung,” ucap Camat Junrejo, Bambang Hari Suliyan. 

Imbauan itu supaya penyebaran Covid-19 di sana tidak meluas. Mengingat saat ini di sana sudah ada 3 pasien terkonfirmasi positif Covid-19.

Baca Juga : Pandemi Covid-19, Puskesmas Rampal Celaket Fasilitasi USG Gratis bagi Ibu Hamil

Sementar Kasi Kesejahteraan Masyarakat Pemdes Tlekung Nuryanto menambahkan, hingga saat ini kasus pasien terkonfirmasi positif Covid-19 sejumlah 3 orang di Desa Tlekung, Kecamatan Junrejo. “Dan itu hanya ada di RW 3 dan RW 4,” katanya.

Ke depan rencananya akan dilakukan tracing terhadap kontak erat pasien yang meninggal dunia beberapa saat lalu. Hal tersebut untuk mencegah penyebaran Covid-19.