Ketua DPC PKB Kabupaten Malang Ali Ahmad saat ditemui awak media usai menggelar konferensi pers, Rabu (18/11/2020) malam. (Foto: Tubagus Achmad/MalangTimes) 
Ketua DPC PKB Kabupaten Malang Ali Ahmad saat ditemui awak media usai menggelar konferensi pers, Rabu (18/11/2020) malam. (Foto: Tubagus Achmad/MalangTimes) 

MALANGTIMES - Tim pemenangan pasangan calon (paslon) bupati dan wakil bupati Malang nomor urut dua, Lathifah Shohib-Didik Budi Muljono (LaDub) mengincar ruang kosong swing voters yang tersebar di Kabupaten Malang. 

Hal itu dilakukan karena swing voters atau pemilih mengambang merupakan lahan strategis bagi paslon LaDub untuk meningkatkan perolehan suara agar dapat memenangkan Pilkada Kabupaten Malang 2020. 

Ketua DPC (Dewan Pimpinan Cabang) PKB Kabupaten Malang  Ali Ahmad mengatakan, berdasarkan hasil pemetaan tim paslon LaDub, swing voters dalam ruang kosong di beberapa titik Kabupaten Malang masih cukup banyak. 

"Ruang kosong untuk suara mengambang atau swing voters yang mayoritas adalah pemilih muda ini mencapai lebih dari 20 persen," ungkapnya ketika ditemui awak media usai menggelar konferensi pers di Kantor DPC PKB Kabupaten Malang, Rabu (18/11/2020) malam. 

Pria yang akrab disapa Gus Ali ini juga menuturkan bahwa dari persentase angka ruang kosong swing voters yang mencapai 20 persen tersebut, semuanya merupakan orang-orang yang masuk dalam DPT (daftar pemilih tetap). 

"Sebanyak 20 persen itu dari total DPT, saya perkirakan di situ. Ini yang kami garap. Jadi, kami tidak tempur, melainkan ruang kosong ini yang kami garap. Ruang kosong ini yang belum tergarap oleh teman-teman yang lain," terangnya. 

Gus Ali menyebutkan bahwa persentase ruang kosong dari swing voters tersebut merupakan orang-orang yang masuk DPT. Namun dikatakan Gus Ali bahwa mereka semua belum mengetahui informasi terkait siapa saja calon bupati dan wakil bupati Malang. 

"Tapi ini agak lumayan banyak (20 persen, red). Yang undecided juga banyak, yang swing juga banyak. Artinya mereka ini belum tergarap sama sekali. Bahkan tidak tahu siapa saja calon bupati dan wakil bupatinya. Ini jadi target kami selanjutnya," ujarnya. 

Pria yang masuk dalam salah satu nama dewan pengarah paslon LaDub ini juga mengungkapkan bahwa untuk persiapan yang kurang dari satu bulan, tim pemenangan paslon LaDub terus merapatkan barisan dan memberikan semangat kepada seluruh anggota tim pemenangan dan relawan. 

"Jelas LaDub tidak boleh kendor, karena sisa 21 hari ini adalah momentum. Semakin hari, ada banyak relawan yang bergabung mendukung paslon LaDub. Ini berkah bagi kami dan masyarakat Kabupaten Malang, menginginkan kepemimpinan baru," ungkapnya. 

Selain merapatkan barisan terhadap tim pemenangan dan relawan paslon LaDub yang terus solid, Gus Ali mengatakan bahwa selanjutnya akan fokus untuk menggarap swing voters dan undecided voters. 

"Kalau ini sudah mulai leading, maka orang-orang yang kemarin ada rasa takut ini kelihatan sudah baik, menambah suara kita. Ini yang paling penting. Jadi, soliditas kita semakin baik, ditambah lagi swing juga masuk, yang undicided kami ambil," pungkasnya.