Bakal Masuk Paket Desa Wisata Pendem, Dinas Pariwisata Siap Tukar Lahan Situs

Nov 19, 2020 09:10
Beberapa petugas dari BPCB Jatim saat melakukan ekskavasi tahap 4 di situs Pendem, Desa Pendem, Kecamatan Junrejo. 
Beberapa petugas dari BPCB Jatim saat melakukan ekskavasi tahap 4 di situs Pendem, Desa Pendem, Kecamatan Junrejo. 

MALANGTIMES - Ekskavasi situs Pendem tahap empat di Desa Pendem, Kecamatan Junrejo, Kota Batu, oleh tim Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Jawa Timur berakhir Rabu (18/11/2020). Setelah selesai, Dinas Pariwisata Kota Batu berencana menjadikan  lokasi itu sebuah destinasi wisata.

Dinas Pariwisata Kota Batu berencana menjadikan satu dengan paket desa wisata di Desa Pendem, Kecamatan Junrejo. Sebab, situs Pendem tersebut menjadi salah satu bagian sejarah Kota Batu.

Baca Juga : Sambut Wisatawan ke Gunung Bromo, Infrastruktur Pendukung Terminal Wisata Tumpang Dibangun

“Keinginan kami ke depan bisa jadi tempat edukasi bagi wisatawan karena merupakan salah satu cagar budaya yang tersebar di Kota Batu,” ungkap Kepala Dinas Pariwisata Kota Batu Arief As Siddiq.

Hanya, saat ini situs Pendem masih berada di atas lahan milik warga. Karena itu, pekerjaan rumah ke depan yang harus dilakukan Pemkot Batu adalah pembebasan lahan atau tukar guling.

“Lokasi situs Pendem memang masih berada di atas lahan milik warga. Sehingga saat ini masih dalam pembahasan dengan pemerintah desa. Rencananya kami melakukan ganti rugi dengan tukar guling lahan,” imbuhnya. 

Dalam ekskavasi tahap empat, Pemkot Batu menggelontorkan anggaran sejumlah Rp 150 juta yang diambil dari perubahan anggaran keuangan (PAK). Ya di tengah pandemi covid-19 ini, Dinas Pariwisata Kota Batu terus berupaya agar pariwisatanya kembali bangkit. Tentunya demi meningkatkan ekonomi masyarakat Kota Batu.

Namun, Dinas Pariwisata menegaskan bahwa protokol kesehatan harus tetap diterapkan di tempat-tenpat pariwisata. Ya sambil berwisata, namun tetap bisa menjaga kesehatan dan mencegah dari penyebaran covid-19. 

Baca Juga : Kota Batu Tambah Destinasi Desa Wisata, Namanya Kampoeng Wayang Beji

Sementara itu, bangunan candi di situs Pendem diduga kuat merupakan bangunan candi yang disebut dalam Prasasti Sangguran yang menurut catatan Verbeek pada tahun 1836 ditemukan di Ngandat, Mojorejo.

Letak Ngandat dengan situs Pendem hanya berjarak satu kilometer. Kedua lokasi ini dipisahkan oleh Sungai Brantas. Prasasti Sangguran yang berangka tahun 850 Saka atau 928 Masehi menyebutkan tentang sebuah candi I Sang Hyang Prasada Kabhaktyan ing sima Kajurugusalyan i Mananjung. 

 

Topik
Desa Wisata PendemBalai Pelestarian Cagar BudayaEkskavasi Situs PendemDinas Pariwisata Kota Batu
Townhouse-The-Kalindra-foto-The-Kalindra-P80c5928dba440a88.jpg

Berita Lainnya

Berita

Terbaru