Calon Bupati Malang, Sanusi saat berkunjung ke lahan pertanian labu siam milik Kamelia Roselin di Pakisaji, Minggu (8/11/2020). (Foto: Dok. JatimTimes) 
Calon Bupati Malang, Sanusi saat berkunjung ke lahan pertanian labu siam milik Kamelia Roselin di Pakisaji, Minggu (8/11/2020). (Foto: Dok. JatimTimes) 

MALANGTIMES - Pasangan Calon (paslon) Bupati dan Wakil Bupati Malang nomor urut satu Sanusi-Didik Gatot Subroto (SanDi) terus melakukan kampanye bertemu masyarakat Kabupaten Malang. Salah satu agenda kampanye pada hari ini Minggu (8/11/2020) yakni blusukan ke wilayah Kecamatan Pakisaji. 

Calon Bupati Malang Sanusi ini menyapa warga di Desa Sonotengah, Kecamatan Pakisaji. Saat berkampanye di wilayah tersebut, Sanusi menyempatkan untuk mengunjungi salah satu lahan pertanian labu siam milik perempuan millenial bernama Kamila Roselin (22). 

"Ini hasil kerja sama lahan dengan PT. KAI, diinovasi lalu direkayasa agar jadi tanaman baik. Ke depannya bisa dikembangkan untuk pariwisata, edukasi," ungkap Sanusi ketika berkunjung ke lahan miliki Kamila Roselin, Minggu (8/11/2020). 

Sanusi yang merupakan putra daerah asli kelahiran Gondanglegi ini juga menuturkan bahwa dirinya memberikan apresiasi tinggi kepada Selin -sapaan akrab Kamila Roselin- yang bertekad memanfaatkan lahan sempit di pinggir rel kereta api. "Seharusnya seperti mbak Selin ini, anak muda ini bisa berkreasi untuk membuat terobosan-terobosan asal menguntungkan," ujarnya. 

Dengan penghasilan per bulannya mencapai Rp 5 juta dari merawat lahan pertanian seluas 3.000 meter persegi, Sanusi pun merasa bangga memiliki perempuan tangguh asli Malang. Apalagi masih muda dan tidak malu dengan apa yang sedang digeluti sekarang ini seperti bertani. 

"Kalau menurut saya ini sudah bagus. Sehingga kalau ini satu hektar, bisa menghasilkan Rp 15 juta per bulan. Satu tahun bisa Rp 90 juta," terang politisi PDI Perjuangan ini. 

Sanusi pun berharap, agar para pemuda Kabupaten Malang dapat meniru apa yang menjadi kesibukan Selin saat ini dengan bertani. Atau bahkan memodifikasi serta menghasilkan inovasi-inovasi di bidang kewirausahaan, khususnya dalam bidang pertanian. "Karena masih banyak lahan-lahan produktif di Kabupaten Malang yang belum dimanfaatkan," ujarnya. 

Sementara itu, Selin yang merupakan lulusan SMA (Sekolah Menengah Atas) Negeri 1 Bululawang ini mengatakan bahwa di lahan pertanian seluas 3.000 meter persegi dirinya memilih untuk menanam labu siam. "Kan dananya terbatas, jadi cari yang murah aja. Dan di sini (menanam, red) masih baru, sebelumnya di rumah. Masih tiga bulan," pungkasnya. 

Meskipun tidak berpendidikan hingga sarjana dan berpendidikan terakhir di bangku SMA, tidak membuat Selin berputus asa. Dorongan semangat dari orang tua, keluarga, saudara dan teman-temannya merupakan salah satu kunci untuk Selin agar terus semangat dalam bertani. 

Dirinya pun merasa bangga, meskipun masih tiga bulan merawat lahan pertanian labu siam di lokasi yang sekarang ini, sudah dikunjungi oleh Calon Bupati Malang, Sanusi yang notabene sebelumnya sebagai Bupati Malang definitif.