Komunitas Rental Mobil Kota Batu Hearing dengan DPRD, Tak Menolak Bus Damri Tapi Minta Ini

Nov 03, 2020 18:46
Bus DAMRI dihadirkan saat HUT Kota Batu ke-19 di Kota Batu beberapa saat lalu di halaman Balai Kota Among Tani. (Foto: istimewa)
Bus DAMRI dihadirkan saat HUT Kota Batu ke-19 di Kota Batu beberapa saat lalu di halaman Balai Kota Among Tani. (Foto: istimewa)

MALANGTIMES - Bus Djawatan Angkoetan Motor Repoeblik Indonesia jalur Batu-Bromo hadir sejak Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Batu ke-19. Dengan hadirnya bus tersebut, membuat Komunitas Rental Mobil (Korembi) Korwil Kota Batu melakukan pertemuan dengan DPRD Kota Batu, di gedung DPRD Kota Batu, Selasa (3/11/2020).

Pertemuan itu dihadiri oleh anggota DPRD komisi C, Kepala Dinas Perhubungan Kota Batu Imam Suryono, Kepala Dinas Pariwisata Kota Batu Arief As Siddiq, dan sejumlah perwakilan Korembi Korwil Kota Batu. Pertemuan tersebut, Korembi tidak mempermasalahkan atau menolak hadirnya DAMRI di Kota Batu, hanya saja dengan catatan.

Baca Juga : Pukul 14.00 WIB, Satlantas Polresta Malang Kota All Out, Mengapa Ya?

 

Catatan itu seperti agar sesuai dengan aturan yang telah ada. Dengan tidak menjual produk wisata Kota Batu. “Karena dalam konteks ini sudah bukan ranah mereka,” ungkap Ketua Korembi Korwil Batu, Zainudin. Ia menambahkan, dengan hadirnya Bus DAMRI tersebut menjadi sebuah pesaing bagi pelaku usaha wisata di Kota Batu.

Melihat saat ini para pelaku usaha wisata di Kota Batu mulai kembali menggeliat di tengah pandemi Covid-19. Sedang anggota Komisi C DPRD Kota Batu Didik Machmud menambahkan, jangan sampai DAMRI juga mengambil penumpang di jalan. Sebab itu akan merugikan pelaku usaha di Kota Batu.

“Dengan begitu pelaku usaha wisata di Kota Batu tetap berjalan. Selain itu pihak travel bisa melakukan kerjasama dengan Dinas Priwisata,” terangnya. 

Sedang saat ini terdapat 7 unit Bus DAMRI yang telah beroperasi di Kota Batu. Untuk rutenya ada dua. Pertama, dari Kota Batu ke Wali Lima Tuban melalui Lamongan. 

Kemudian yang kedua dari Batu ke Bromo melalui Pasuruan. Hanya saja, untuk waktunya masih dalam uji coba yang setiap pekan akan dilakukan evaluasi hingga sempurna. Terkait tarif layanan bus wisata ini adalah Rp 175 ribu per orangnya.

Baca Juga : Takut Bus yang Dinaiki Tidak Layak, Cek Saja lewat QR Code BLUE

 

Hanya saja lantaran pandemi Covid-19, protokol kesehatan tentunya diterapkan dengan ketat. Salah satunya dengan pengurangan kapasitas bus. Jika semula bus bermuatan untuk 19 orang. Kini hanya diperbolehkan 12 orang sesuai dengan rekomendasi dari Dinas Kesehatan.

 

Topik
bus damridamri jurusan wisatarental mobil

Berita Lainnya

Berita

Terbaru