Kelompok moge keroyok TNI di Bukittinggi. (Foto: Screenshoot)
Kelompok moge keroyok TNI di Bukittinggi. (Foto: Screenshoot)

MALANGTIMES - Aksi pengeroyokan terhadap dua anggota TNI di Bukittinggi oleh kelompok motor besar (moge) hingga kini masih menjadi sorotan.  Peristiwa itu tentunya membuat riuh warganet di media sosial. 

Video peristiwa pengeroyokan pada Jumat (30/10/2020) itu beredar di media sosial hingga menjadi viral.  Bahkan, hingga pagi ini Minggu (1/11/2020) "moge" menjadi trending topic di Twitter.  

Baca Juga : Viral, TokoBASMALAH Instruksikan Semua Toko Keluarkan Produk Perancis

Warganet tampak berkreasi membuat meme kocak terkai peristiwa itu.  Tampak akun @sahcolysm membagikan gambar Boboho dan pamannya karena dianggap mirip dengan dua tersangka.  

“Ini anak moge yang gebukin TNI, kok kaya kenal?” tulis akun tersebut.  

 

 

Selanjutnya akun @clara_asma membagikan kata mutiara yang menyatakan laki-laki keren itu bukan yang punya moge. Tapi yang mudah melakukan ibadah.

"Laki-laki yang keren itu bukan yang punya moge (Motor gede), bukan juga yang pinter bergaya, tetapi lelaki yang gampang untuk melakukan ibadahnya," tulisnya.

 

 

Lalu ada pula warganet yang membagikan meme warga kecil yang tak memiliki moge tidak usah banyak komentar.  

"Yang gak punya moge gak usah komentar ya, kalian cuma level remahan rengginang..." tulis akun @rizieqdivist.

 

 

Ada pula warganet yang bahkan menyinggung soal pemiliki moge. Menurut mereka, tak hanya motor dan badannya saja yang besar, tapi juga egonya. Selain itu mereka  dianggap memiliki manfaat, konstribusi, dan empati yang kecil.  

"Buat yang punya moge, nikmatilah jalanan tanpa membuat orang lain jadi gak nyaman," tulis akun @YRadianto.  

Baca Juga : Viral Mobil Nyelonong Masuk ke Masjidil Haram, Lihat Videonya

 

 

Bahkan seorang warganet berakun @Rasheed_inn membagikan video kocak ibu-ibu yang membawa motor dan memotong jalan pengendara lain.  

Dalam video itu, tampak ibu tersebut ingin belok kiri, namun ia berada di kanan dan saat belok tidak menggunakan lampu sein.

 

 

Akibat pengeroyokan itu, dua anggota TNI dari Kodim 0304 Agam, yakni Serda Mistari dan Serda Yusuf, mengalami luka yang cukup parah.  Serda Mistari mengalami luka bibir pecah dan kepala bengkak bengkak akibat dipukuli. Sementara Serda Yusuf mengalami kepala bengkak akibat dipijak, leher sakit dan perut memar akibat tendangan.

Peristiwa ini pun sudah ditangani oleh Polres Bukittinggi dan sudah ditetapkan dua orang sebagai tersangka.  Mereka ialah Bambang Septian Ahmad dan Mechael Simon.