Najwa Shihab (Foto: IG najwashihab)
Najwa Shihab (Foto: IG najwashihab)

MALANGTIMES - Najwa Shihab lagi-lagi masuk di jajaran trending Twitter Jumat (30/10/2020).  Kali ini bersama Narasi TV, Najwa Shihab mengungkap pelaku pembakaran halte Trans Jakarta di Sarinah.  

Aksi pembakaran tersebut terjadi saat aksi demo tolak Omnibus Law UU Cipta Kerja pada 8 Oktober 2020 lalu.  

Baca Juga : Viral Suara Mirip Iwan Fals Nyanyikan Lagu untuk Menyambut Kepulangan Habib Rizieq

 

Melalui sebuah video, tim Narasi TV menghebohkan dengan mengungkap sosok dalang pembakaran halte tersebut.  Video itu diunggah melalui kanal YouTube dan Instagram Narasi TV dengan judul "62 Menit Operasi Pembakaran Halte Sarinah".

"Dengan menggabungkan video yang kami kumpulkan dari sumber terbuka, Tim Buka Mata Narasi menyusun kembali secara rinci, menit demi menit pembakaran Halte TransJakarta Sarinah pada 8 Oktober 2020. Hasil analisis kami menemukan bahwa para pelaku memang datang untuk membakar Halte TransJakarta dan memperburuk situasi aksi demonstrasi penolakan UU Cipta Kerja," tulis Narasi TV.  

Di video itu, tim Narasi Tv menceritakan proses investigasi berlangsung. "Pelaku mula-mula datang dari arah Jalan Sunda secara berkelompok saat aksi mulai panas di perempatan Sarinah. Mereka sempat berfoto-foto dan melakukan pengamatan. Secara terencana, para pelaku kemudian berpencar untuk membakar Halte TransJakarta,"  tulis Narasi TV.

"Saat mahasiswa terlibat bentrokan dengan polisi di perempatan Sarinah, para pelaku sibuk melakukan perusakan halte. Mereka lantas memanfaatkan momen itu untuk melakukan perusakan lebih masif dengan sengaja menyulut api di dalam halte," kata tim Narasi TV.

Dari situ, tim Narasi TV menyimpulkan  bahwa dalang pembakaran Halte Sarinah itu bukanlah dari kalangan mahasiswa.

"Hanya butuh waktu satu jam bagi para pelaku untuk menyulut api dan membuat bara di Jalan MH Thamrin. Dan para pelaku bukan bagian dari mahasiswa atau buruh yang menjadi motor penggerak aksi demonstrasi penolakan Undang-Undang Cipta Kerja yang baru disetujui DPR dan Pemerintah dalam rapat paripurna pada 5 Oktober 2020," sambung Narasi TV lagi.  

 

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

Dengan menggabungkan video yang kami kumpulkan dari sumber terbuka, Tim Buka Mata Narasi menyusun kembali secara rinci, menit demi menit pembakaran Halte TransJakarta Sarinah pada 8 Oktober 2020. Hasil analisis kami menemukan bahwa para pelaku memang datang untuk membakar Halte TransJakarta dan memperburuk situasi aksi demonstrasi penolakan UU Cipta Kerja. Pelaku mula-mula datang dari arah Jalan Sunda secara berkelompok saat aksi mulai panas di perempatan Sarinah. Mereka sempat berfoto-foto dan melakukan pengamatan. Secara terencana, para pelaku kemudian berpencar untuk membakar Halte TransJakarta. Saat mahasiswa terlibat bentrokan dengan Polisi di perempatan Sarinah, para pelaku sibuk melakukan pengrusakan halte. Mereka lantas memanfaatkan momen itu untuk melakukan pengrusakan lebih masif dengan sengaja menyulut api di dalam halte. Hanya butuh waktu satu jam bagi para pelaku untuk menyulut api dan membuat bara di Jalan MH Thamrin. Dan para pelaku bukan bagian dari mahasiswa atau buruh yang menjadi motor penggerak aksi demonstrasi penolakan Undang-Undang Cipta Kerja yang baru disetujui DPR dan Pemerintah dalam rapat paripurna pada 5 Oktober 2020. Tonton juga BukaMata eps. [62 Menit Operasi Pembakaran Halte Sarinah] dan episode lainnya di https://www.narasi.tv. #Narasi #Narasinewsroom #Sarinah #UUCipakerja #ciptakerja #omnibuslaw

Sebuah kiriman dibagikan oleh Narasi Newsroom (@narasinewsroom) pada

 

Tak ayal, video itu langsung menjadi perhatian warganet.  Mereka pun memberikan pujian kepada tim Narasi TV dan tentunya kepada Najwa Shihab.

Warganet menganggap jika tim Narasi TV bukanlah abal-abal dan berani mengungkapkan fakta yang ada.  

@ratihrimay: "Indonesia bersyukur memiliki mba Nana".

Baca Juga : Beredar Video Ucapan "Selamat Jalan Habib Rizieq", Benarkah Pulang ke Indonesia?

 

@echalee: "Mantap mba Nana.. aku setuju. Mahasiswa dan buruh, mereka datang dengan sebuah misi yang jelas. Ditengah mereka pasti ada penyusup untuk menyulut amarah dan menggerakan hati untuk merusak fasilitas negara. Oknum ini yang harus di usut tuntas".

@kodir_rovik: "Lebih pinter tim mbak najwa kayaknya nih".

@zakia.17: "Detail bgt, parah si".

@wijaya_suci: "Cinta bgt media emg semestinya kaya gini , membuka fakta yg sebenar benarnya terjadi".

@fedoradsa: "GATAU LAGI SEKEREN ITU TIM NARASI PINGIN JADI BAGIAN DARI TIM NARASI".

@lilimanobanz: "Merinding banget sama Narasi TV mbak najwa shihab dan tim. udah berani ngungkapin fakta di lapangan. LAH KATANYA "belum berhasil menemukan pelaku yg sebenarnya" trs itu 4 org yg berdiri sape dong? kasian kalo sampe salah tangkep."