Peta sebaran kasus Covid-19 di Kabupaten Malang periode 29 Oktober 2020 (Foto : Istimewa)
Peta sebaran kasus Covid-19 di Kabupaten Malang periode 29 Oktober 2020 (Foto : Istimewa)

MALANGTIMES - Hari ini (Kamis 29/10/2020) untuk pertama kalinya sejak 13 Oktober 2020 silam, penambahan pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Malang kembali melampaui 5 kasus.

Dijelaskan Aniswaty Aziz selaku Humas Satgas Covid-19 Kabupaten Malang, pada Kamis (29/10/2020) telah terjadi penambahan 6 orang pasien yang dinyatakan positif terpapar Covid-19.

Baca Juga : Update Covid Kabupaten Malang: Penambahan Pasien Positif Lebih Banyak dari Pasien Sembuh

”Adanya penambahan 6 pasien tersebut, membuat total kasus positif Covid-19 di Kabupaten Malang meningkat jadi 1.032,” ungkapnya, saat dikonfirmasi media online ini.

Merujuk pada data yang dihimpun Dinkes (Dinas Kesehatan) Kabupaten Malang, penambahan 6 pasien tersebut didominasi dari Kecamatan Pakis. Yakni dengan penambahan 2 orang pasien. Sedangkan untuk 4 pasien sisanya, diterangkan Aniswaty, diketahui berasal dari Kecamatan Bantur, Dau, Karangploso, dan Wajak. 

”Dari 4 wilayah tersebut, masing-masing bertambah 1 orang pasien positif Covid-19,” imbuhnya.

Bergeser ke jumlah pasien Covid-19 yang dinyatakan sembuh, datanya terpaut 1 pasien lebih sedikit dengan jumlah penambahan kasus terkonfirmasi positif Covid-19. Yakni bertambah 5 orang pasien.

”Total sudah ada 921 pasien Covid-19 asal Kabupaten Malang yang dinyatakan sembuh, hingga Kamis (29/10/2020),” ungkap Aniswaty.

Baca Juga : 3 Kasus Baru Covid-19 Kabupaten Malang Beriringan dengan 3 Pasien Sembuh

Sekedar informasi, hingga berita ini ditulis terpantau ada 65 pasien Covid-19 yang dinyatakan meninggal dunia. Data tersebut sejatinya tidak mengalami peningkatan sejak beberapa hari belakangan ini. Sedangkan untuk jumlah pasien Covid-19 yang masih menjalani penanganan medis, justru jumlahnya mengalami peningkatan 1 orang menjadi total 46 pasien yang masih dirawat.

”Dari jumlah tersebut, 43 orang diantaranya menjalani isolasi mandiri. Sedangkan 3 pasien lainnya dirawat di rumah sakit,” pungkasnya.