Calon Bupati Malang Lathifah Shohib (baju hijau) saat bersama Arzeti Bilbina (baju cokelat) beberapa waktu lalu. (Foto: Dok. Malang Bangkit) 
Calon Bupati Malang Lathifah Shohib (baju hijau) saat bersama Arzeti Bilbina (baju cokelat) beberapa waktu lalu. (Foto: Dok. Malang Bangkit) 

MALANGTIMES - Deretan figur  publik akan meramaikan kampanye-kampanye pasangan calon (paslon) bupati dan wakil bupati Malang nomor urut dua Lathifah Shohib-Didik Budi Muljono (LaDub). 

Deretan publik figur tersebut di antaranya ada nama anggota DPR (Dewan Perwakilan Rakyat) RI dari Fraksi PKB (Partai Kebangkitan Bangsa) yang juga mantan model ternama Arzeti Bilbina. Selain itu, ada nama aktor Tommy Kurniawan yang merupakan anggota DPR-RI dan juga sebagai ketua umum Garda Bangsa, sebuah organisasi sayap PKB. 

 

Baca Juga : Satu Bulan Kampanye, Jalan Rusak Jadi Keluhan, Ini Solusi Paslon SanDi



Selanjutnya ada nama pelawak Jawa Timur (Jatim) yang pastinya tak asing di telinga masyarakat Jatim, khususnya di wilayah Kabupaten Malang. Dia adalah Haji Topan yang juga akan membantu paslon LaDub dalam berkampanye. 



Menurut juru bicara sekaligus tim media center paslon LaDub, Anas Muttaqin, keterlibatan para figur publik tersebut untuk terjun langsung membantu paslon LaDub dalam berkampanye. Tujuannya memberikan dampak peningkatan elektabilitas dan popularitas kepada paslon LaDub. 

"Para figur publik tidak saja turun menyapa masyarakat, tapi mereka juga memberikan edukasi, memaparkan visi misi Malang Bangkit yang diusung paslon LaDub dengan gayanya masing-masing," ujarnya kepada rekan-rekan media, Senin (26/10/2020). 

Selama ini, menurut Anas, kehadiran figur publik seperti pelawak kondang Topan saat turun bersama paslon LaDub sangat memiliki efek yang baik dalam membantu pemahaman kepada masyarakat  di pelosok-pelosok Kabupaten Malang. 

Anas menjelaskan bahwa kehadiran para figur publik tersebut dapat mencairkan suasana pada saat paslon LaDub turun ke masyarakat dalam rangka kampanye dan memaparkan visi dan misi membangun Kabupaten Malang ke depan.  "Program paslon perlu disampaikan dengan cara berbeda sehingga mudah dicerna masyarakat, seperti secara komedi atau bahasa gaul," terangnya. 

Pelibatan para figur publik tersebut tidak asal mempertimbangkan dari aspek keterkenalannya, tetapi para publik figur tersebut juga sudah memahami visi dan misi serta program kerja paslon LaDub ke depan.  "Figur publik yang diterjunkan tidak asal terkenal, tapi mereka betul-betul sudah paham visi dan misi serta kondisi sosial di Kabupaten karena mereka sudah menjalani proses training," ungkap Anas. 

Hal itu terbukti saat aktor ibu kota yang juga anggota DPR-RI Tommy Kurniawan mendampingi paslon LaDub dalam program pendidikan politik di hadapan anak-anak milenial. Dia mendapatkan respons yang baik dari anak-anak milenial tersebut. 



Tim pemenangan paslon LaDub sengaja menerjunkan Tommy Kurniawan karena memiliki segmentasi tersendiri, yakni akan menyasar para pemilih pemula yang sudah pasti mengenal Tommy Kurniawan karena pengalamannya dalam dunia entertainment.  "Segmentasi para publik sudah jelas dan tertata sehingga kami memang sudah mempersiapkan hal ini jauh hari," pungkasnya.