Lokasi ditemukannya diduga bangunan cagar budaya yang telah diuruk tanah di Tajinan, Kabupaten Malang, Sabtu (24/10/2020). (Foto: BPCB Jawa Timur) 
Lokasi ditemukannya diduga bangunan cagar budaya yang telah diuruk tanah di Tajinan, Kabupaten Malang, Sabtu (24/10/2020). (Foto: BPCB Jawa Timur) 

MALANGTIMES - BPCB (Balai Pelestarian Cagar Budaya) Jawa Timur meninjau langsung  penemuan susunan bangunan diduga situs cagar budaya di Desa Ngawonggo, Kecamatan Tajinan, Kabupaten Malang, Sabtu (24/10/2020). 

Arkeolog BPCB Jawa Timur Wicaksono Dwi Nugroho mengatakan bahwa kedatangannya sore hari ini untuk melakukan tindak lanjut atas laporan warga setempat. BPCB juga melakukan konfirmasi kepada pihak kepala dusun untuk memastikan kepemilikam tanah yang digali tersebut. 

"Hari ini kami baru hendak akan melakukan penyidikan. Ini masih meminta keterangan dari kepala dusun, siapa penyewa lahan yang diduga ada cagar budayanya itu. Tapi efektifnya, penyidikan ini akan kami lakukan besok hari Minggu (25/10/2020)," ujarnya kepada pewarta, Sabtu (24/10/2020). 

Saat dilakukan peninjauan pun, galian tanah di lahan tersebut yang awalnya diduga terdapat bangunan situs cagar budaya saat ini telah ditutup dan diuruk tanah oleh pihak yang belum diketahui siapa yang melakukan hal tersebut.  "Untuk lebih detailnya nanti saya infokan perkembangan dari hasil penyidikan kami," ujarnya. 

Wicaksono menjelaskan bahwa pihak BPCB Jawa Timur juga akan mengonfirmasi langsung ke keoala desa serta masyarakat di lingkungan lahan tersebut untuk dimintai keterangan.  "Termasuk kami akan mencari pelaku dan akan menanyakan langsung motif penggalian liar ini. Apakah ada unsur kesengajaan atau tidak," ucapnya. 

Hal tersebut dilakukan untuk memastikan keberadaan dugaan situs cagar budaya tersebut dan sebagai tahap awal sebelum pihak BPCB Jawa Timur melakukan eskavasi pada lokasi penemuan dugaan situs cagar budaya ini. 

Sebelumnya informasi adanya dugaan situs cagar budaya di wilayah Desa Ngawonggo, Kecamatan Tajinan, Kabupaten Malang bermula dari unggahan dari situs BPCB Jawa Timur yang menemukan lokasi dugaan situs cagar budaya. 

Yang ironis, di lahan tersebut terdapat bekas-bekas penggalian tanah secara liar oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab. Dari temuan tersebut, BPCB Jawa Timur langsung melakukan peninjauan langsung. 

Sebagai informasi bahwa di dekat temuan dugaan situs cagar budaya tersebut, juga terdapat situs petirtaan Ngawonggo yang berlokasi tidak jauh dari temuan dugaan situs cagar budaya. 

Tim BPCB Jawa Timur akan melakukan proses konfirmasi dan penyidikan yang lebih efektif mulai besok hari Minggu (25/10/2020). Setelah data telah terpenuhi, BPCB Jawa Timur akan melakukan proses eskavasi dan beberapa hari kedepan akan menginformasikan terkait temuan yang ada di lahan tersebut.