Wanita bertopi putih yang videonya viral memukul nenek-nenek (Ist)
Wanita bertopi putih yang videonya viral memukul nenek-nenek (Ist)

MALANGTIMES - Aksi tak terpuji terhadap seorang nenek-nenek  yang terekam dalam video, viral di berbagai platform media sosial, baik Facebook maupun Instgaram. Dalam video tersebut menunjukkan aksi kasar dari seorang wanita bertopi dan bermasker yang memukul seorang wanita tua tepat pada kepalanya beberapa kali.

Dari postingan (22/10/2020) akun Instagram @ir_kartika, menjelaskan jika kejadian tersebut terjadi di kawasan Mergan, dekat dengan Pasar Mergan, namun masuk ke dalam kawasan Kecamatan Klojen, Kota Malang.

Baca Juga : Bayi Dibuang di Puskesmas, Ternyata Hasil Hubungan Kakak dan Adik Tiri

Dari penjelasan deskripsi postingan akun Ir_kartika, ia tak menuliskan kronologis pasti mengapa aksi tak terpuji tersebut bisa terjadi.  Saat itu, dijelaskan akun Ir_kartika, ia mengetahui aksi tersebut saat tengah berteduh. Dari balik mobil yang parkir, ia kemudian merekam aksi kasar dari si wanita tersebut.

Dan saat aksi si wanita bertopi dirasa semakin kasar, dari penjelasan akun ir_kartika, ia kemudian mematikan HP miliknya dan akan mendatangi wanita bertopi tersebut. Namun ketika akan didatangi, tak lama datang seorang pengendara sepeda motor yang kemudian sempat terlibat obrolan dengan wanita bertopi dan nenek-nenek itu. Tak lama setelah itu, ketiganya berboncengan satu sepeda motor langsung pergi.

Menanggapi viralnya video tersebut, Kasat Reskrim Polresta Malang Kota, AKP Azi Pratas Guspitu menjelaskan, jika pihaknya telah menindaklanjuti perihal kejadian aksi tak terpuji yang viral tersebut. Saat ini, pihaknya telah menerjunkan anggota untuk melakukan penyelidikan di lapangan.

"Kami masih lakukan penyelidikan. Lokasi sudah kita temukan, seperti dengan apa yang viral. Kita terjunkan juga tim Resmob kerjasama tim Polsek Klojen, karena wilayahnya masuk Klojen," bebernya.

Baca Juga : Di Balik Demo Tolak Omnibus Law di Malang, Polisi Sempat Amankan 56 Orang

Namun untuk yang bersangkutan dalam aksi yang tak terpuji tersebut, pihaknya masih belum mendapatkan titik terang dan masih menunggu hasil penyelidikan di lapangan oleh anggota mengenai motif dan hal lainnya.

"Kita masih nyari saksi-saksi, korban maupun yang bersangkutan dalam video. Tapi sepertinya memang tak tinggal di situ, sehingga masih kami lakukan penyelidikan," pungkasnya.