Ketum PKB Hadir Langsung ke Malang, Ungkap Kunci Pemenangan Paslon LaDub

Oct 23, 2020 07:19
Ketua Umum DPP PKB, Abdul Muhaimin Iskandar bersama Calon Bupati Malang, Lathifah Shohib saat bertemu dalam acara peresmian platform digital santrinet, Kamis (22/10/2020). (Foto: Tubagus Achmad/MalangTimes) 
Ketua Umum DPP PKB, Abdul Muhaimin Iskandar bersama Calon Bupati Malang, Lathifah Shohib saat bertemu dalam acara peresmian platform digital santrinet, Kamis (22/10/2020). (Foto: Tubagus Achmad/MalangTimes) 

MALANGTIMES - Ketua Umum DPP (Dewan Pengurus Pusat) PKB (Partai Kebangkitan Bangsa), Abdul Muhaimin Iskandar hadir langsung ke Malang untuk memberikan atensi khusus pemenangan pasangan calon (paslon) Bupati dan Wakil Bupati Malang, Lathifah Shohib-Didik Budi Muljono (LaDub).

Gus AMI begitu ia disapa, mengungkapkan bahwa kunci pemenangan untuk paslon LaDub yang akan bertarung dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Malang 2020 adalah dengan mengeluarkan seluruh kemampuan untuk menggerakkan masyarakat.

Baca Juga : Ada Ratusan Ponpes di Kabupaten Malang, SanDi Siapkan Bantuan Operasional dan Infrastruktur

"Ya pokoknya semua bergerak dari masyarakat ke masyarakat melibatkan masyarakat," ungkapnya ketika ditemui awak media usai meresmikan platform digital Santrinet di Pondok Pesantren Sabilurrosyad, Kamis (22/10/2020).

Dalam Pilkada Kabupaten Malang 2020 pun, Gus AMI menyatakan bahwa tidak memberikan target khusus untuk prosentase kemenangan. "Pokoknya menang lah," ucap pria yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua DPR-RI ini. 

Lathifah Shohib yang juga merupakan cucu salah satu pendiri Nahdlatul Ulama (NU) yakni KH. Bisri Syansuri ini salah satu dari sekian banyak daerah yang menjadi atensi khusus dari DPP PKB untuk dimenangkan dan dapat memimpin Kabupaten Malang untuk lima tahun ke depan.

Disinggung mengenai salah satu paslon yang menyatakan bahwa pihaknya yang juga didukung oleh cucu pendiri NU, Gus AMI menuturkan bahwa hal semacam itu sudah biasa dalam agenda politik dk Indonesia.

"Ya itu biasa dalam pilkada, yang penting menang gitu aja," tegas politisi PKB yang pernah menjabat sebagai Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi RI periode 2009-2014.

Ia pun menekankan bahwa jika dalam proses Pilkada Kabupaten Malang 2020 terdapat pengurus aktif DPC (Dewan Pimpinan Cabang) PKB Kabupaten Malang mendukung selain paslon LaDub, akan ada sanksi khusus.

"Harus ada sanksi khusus," tegasnya.

Sementara itu, di tempat yang sama Calon Bupati Malang, Lathifah Shohib mengungkapkan bahwa dirinya merasa lebih semangat dengan kehadiran Ketua Umum DPP PKB yang hadir langsung ke Malang guna memberikan atensi khusus pemenangan paslon LaDub.

"Ini menambah semangat saya, menambah kepercayaan diri saya. Karena saya didukung oleh Ketum secara langsung," ungkapnya.

Baca Juga : Debat Publik Perdana Pilkada Malang 2020, KPU Usung Tema Kesejahteraan Rakyat

Selain diberikan dukungan secara langsung oleh Ketua Umum DPP PKB, Lathifah yang akrab disapa Bu Nyai ini juga menuturkan terdapat beberapa tokoh NU yang juga memberikan dukungan serta mendoakan dirinya agar menjadi Bupati Malang.

"Otomatis kan menambah semangat saya. Bahwa saya mendapat dukungan dari beberapa elemen salah satunya Ketum PKB secara langsung, kemudian Ketua PWNU, kemudian Rais Syuriah PCNU Kota Malang," terangnya.

Selain itu, menanggapi adanya klaim dari paslon lain yang kabarnya didukung oleh cucu pendiri NU dalam Pilkada Kabupaten Malang 2020, Bu Nyai tidak akan ambil pusing.

Karena masyarakat sudah banyak yang tahu, bahwa dirinya merupakan cucu salah satu pendiri NU langsung dari garis keturunan ayahnya Shohib Bisri yang merupakan anak keenam dari KH. Bisri Syansuri.

"Namanya ayah saya Shohib Bisri, Pengasuh Pondok Pesantren Manba'ul Maarif, setelah Mbah Bisri sedo (meninggal, red). Lah sekarang dilanjutkan oleh adik saya yang paling kecil namanya Abdussalam Shohib," jelasnya. 

Untuk meyakinkan masyarakat Kabupaten Malang bahwa memang Bu Nyai merupakan cucu langsung dari KH. Bisri Syansuri, Bu Nyai tidak terlalu sulit untuk mensosialisasikan hal tersebut.

"Sudah tahu masyarakat. Karena masyarakat Malang itu sering berziarah ke sana, sering berziarah ke Makamnya Mbah Bisri," pungkasnya.

Topik
paslon ladub

Berita Lainnya

Berita

Terbaru