Peta sebaran kasus Covid-19 di Kabupaten Malang periode 21 Oktober 2020 (Foto : Istimewa)
Peta sebaran kasus Covid-19 di Kabupaten Malang periode 21 Oktober 2020 (Foto : Istimewa)

MALANGTIMES - Angka penyebaran Covid-19 di Kabupaten Malang tembus seribu kasus. Merujuk pada data Dinkes (Dinas Kesehatan) Kabupaten Malang yang di-Update pada Rabu (21/10/2020), jumlah pasien Covid-19 di Kabupaten Malang mencapai 1.004 kasus.

”Hari ini ada penambahan 3 pasien positif Covid-19, dengan begitu jumlah kasus Covid-19 di Kabupaten Malang meningkat jadi 1.004 kasus,” kata Aniswaty Aziz selaku Humas Satgas Covid-19 Kabupaten Malang, saat dikonfirmasi Rabu (21/10/2020).

Baca Juga : Update Covid-19: Pasien Sembuh Kota Batu Tambah 10 Orang

Diterangkan Aniswaty, penambahan 3 pasien terkonfirmasi positif Covid-19 pada hari ini (Rabu 21/10/2020) tersebut, berasal dari Kecamatan Karangploso, Pakis, dan Wagir.

”Dari peningkatan seribu lebih kasus Covid-19 tersebut, mayoritas sudah dinyatakan sembuh. Hari ini (Rabu 21/10/2020) ada tambahan lagi 2 pasien yang dinyatakan sembuh,” ungkap Aniswaty.

Berkat penambahan 2 pasien sembuh yang berasal dari Kecamatan Pakis dan Karangploso tersebut, dijelaskan Aniswaty, membuat total pasien Covid-19 asal Kabupaten Malang yang dinyatakan sembuh meningkat menjadi 894 pasien.

”Angka pasien yang sembuh itu, terpaut jauh dengan jumlah pasien yang dinyatakan meninggal dunia. Sampai dengan saat ini jumlahnya tetap tidak mengalami peningkatan, ada 64 pasien (yang meninggal, red),” jelas Aniswaty.

Dengan banyaknya jumlah pasien yang sembuh dibandingkan dengan yang meninggal itu, membuat persentase kematian akibat terpapar Covid-19 menurun. ”Turun, saat ini persentase pasien meninggal akibat Covid-19 hanya 6,37 persen,” sambung Aniswaty.

Baca Juga : Hari Osteoporosis Sedunia: Wanita Lebih Berisiko, Usia 50 Tahun Mulai Rentan

Sekedar informasi, sampai dengan Rabu (21/10/2020) data Dinkes Kabupaten Malang menunjukan ada 46 pasien Covid-19 yang masih menjalani perawatan sekaligus pengawasan dari tim medis.

Dari jumlah tersebut, menurut Aniswaty, kebanyakan pasien Covid-19 sudah diperkenankan untuk menjalani isolasi mandiri di rumah. Rinciannya 43 pasien jalani isolasi mandiri, sedangkan 3 pasien lainnya dirawat di rumah sakit.