Petugas saat memasang kawat beruduri di sepanjang gedung DPRD Kota Malang. (Arifina Cahyanti Firdausi/MalangTIMES).
Petugas saat memasang kawat beruduri di sepanjang gedung DPRD Kota Malang. (Arifina Cahyanti Firdausi/MalangTIMES).

MALANGTIMES - Suasana kawasan Alun-Alun Tugu Kota Malang jelang adanya aksi demonstrasi lanjutan tolak Omnibus Law Undang-Undang (UU) Cipta Kerja hari ini dipenuhi ribuan petugas kemanan.

Setidaknya, ada 3.000 personel gabungan dari TNI/Polri, Dinas Perhubungan, satpol PP, hingga petugas kesehatan dari Dinas Kesehatan diterjunkan untuk mengamankan jalannya aksi.

Baca Juga : Unjuk Rasa Berpotensi Ditunggangi, Polresta Malang Kota Siapkan 3.000 Personel Gabungan

Pantauan MalangTIMES, dari pukul 08.00 kawat berduri tengah dipasang dari ujung gedung DPRD Kota Malang hingga ujung Balai Kota Malang.

Namun, beberapa titik lokasi yang biasanya menjadi titik kumpul massa aksi di pagi hari ini masih terlihat sepi, seperti di kawasan depan kampus Universitas Muhammadiyah Malang, kawasan Jl Veteran, depan Stadion Gajayana. Bahkan, di kawasan Rajabali yang diperkirakan menjadi salah satu titik aksi masih belum terlihat pergerakan massa.

Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Leonardus Simarmata mengatakan, selain menyiapkan personel, pihaknya juga melakukan penyekatan massa aksi di batas-batas kota.  "Pasukan gabungan pengamanan dari TNI Polisi sebanyak 3.000 personel kami siapkan. Selain itu, kami juga melakukan penyekatan massa aksi di batas batas kota," ujarnya.

Pasukan keamanan yang diterjunkan kali ini tidak hanya dari Polresta Malang Kota, melainkan se-wilayah Malang Raya, Blitar, Tuluangagung, hingga Trenggalek.

Titik aksi nantinya akan dilakukan di dua tempat, yakni di kawasan Rajabali dan depan kawasan gedung DPRD Kota Malang. Beberapa ruas jalan di sekitar kawasan Alun-Alun Tugu Kota Malang juga telah disterilkan dan dialihkan ke jalan lain. Di antaranya Jl Basuki Rahmat, Jl Semeru,  Jl Bromo ditutup. Kemudian dari utara ke selatan, alternatif 1 Jl JA Suprapto - JL Simpang Tiga Trio 2 - Jl Buring - Jl Ijen dan lternatif 2 Jl Sutoyo - Jl Simpang Empat Kaliurang - Jl Mahakam - Jl Wr Supratman -Jl PB Sudirman - Jl Gatot Subroto.

Baca Juga : Besok Aksi Tolak Omnibus Law Kembali Digelar, Ketua DPRD Kota Malang: Kami Siap Bertemu

Selanjutnya, untuk Jl Tugu - Jl Majapahit - Jl Kahuripan -Jl Kertanegara -Jl Gajahmada - Jl Suropati juga ditutup. Kemudian alternatif 1 dialihkan ke: Jl Kawi-Jl Ijen- Jl Oro-Oro Dowo, Jl JA Suprapto dan alternatif 2: Jl Kawi -Jl Merdeka Utara -Jl Merdeka Timur - Jl Agus Salim - Jl Gatot Subroto - Jl PB Sudirman.