Bendera Aremania Berjajar di Rute Demo Tolak UU Cipta Kerja, Ada Apa?

Oct 20, 2020 07:51
Bendera Aremania yang dipasang di perempatan Rajabali. (istimewa)
Bendera Aremania yang dipasang di perempatan Rajabali. (istimewa)

MALANGTIMES - Bendera Aremania berjejer mengelilingi dua kawasan jalur demo penolakan Undang-Undang (UU) Cipta Kerja hari ini: perempatan Rajabali dan kawasan Alun-Alun Tugu Kota Malang. 

Aremania ikut demo? Tidak. Dengan memasang bendera-bendera itu, Aremania melalui beberapa perwakilan korwil berharap demo berjalan dengan damai dan tidak berujung pada sikap anarkis.

Baca Juga : Hadapi Aksi Demo Besok, Satlantas Polresta Malang Kota Siapkan Rekayasa Lalin

Sejak Senin (19/10/2020) dini hari kemarin, banyak Aremania memasang bendera di jalanan yang menjadi rute aksi unjuk rasa itu. Seperti diketahui, ada buruh empat perusahaan dan mahasiswa dari lima kampus di Kota Malang yang turun ke jalan hari ini.

Aremania Korwil Klayatan Achmad Ghozali menyatakan bahwa pemasangan bendera tersebut tak lain karena Aremania berharap aksi demo tolak Omnibus Law UU Cipta Kerja berjalan  damai dan tidak anarkis seperti yang terjadi pada 8 Oktober 2020 lalu. "Kami harap baik mahasiswa ataupun kaum buruh demo sesuai aturan dan undang-undang yang ada. Jangan ada lagi yang namanya anarkis atau merusak nama 'Bhumi Arema' Kota Malang," ucap dia.

Ghozali menambahkan, Aremania nantinya akan ikut membantu TNI dan Polri saat mengamankan demontrasi. Hal itu didasari kesepakatan bersama dengan sesama korwil Aremania agar tidak ada lagi kerusuhan yang terjadi di Kota Malang.

"Demo itu boleh-boleh saja, tapi jangan merusak Kota Malang. Suarakan aspirasinya, tapi jangan merusak fasilitas kota dan merusak nama baik Kota Malang," tandasnya.

Aremania lainnya, Andik Koreng, mengatakan, apa pun bentuk orasi penyampaian pendapat tidak dilarang. Namun, tidak harus dengan sikap anarkis atau merusak fasilitas publik.

Baca Juga : Kerja Jurnalis Dibungkam saat Liput Demo, Solidaritas JMR Anti-Kekerasan Turun ke Jalan

“Laksanakan demo. Orasi monggo. Aku titip Bhumi Arema. Sampeyan semua makan dan minum di Bhumi Arema. Aku titip Bhumi Arema. Jangan anarkis. Ayo dijogo bareng. Sekali lagi titip Bhumi Arema. Sepurane sing akeh dulur dulur mahasiswa,” ujarnya. 

Rencananya, peserta demo  akan bergerak dari simpang empat Rajabali menuju titik kumpul depan DPRD Kota Malang di kawasan Alun-Alun Tugu. Untuk pengamanan unjuk rasa ini, sebanyak 3.000 personel petugas gabungan diterjunkan.  
 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik
Bendera AremaniaTolak UU Cipta Kerjademo di kota malangOmnibus Law

Berita Lainnya

Berita

Terbaru