Peta sebaran Covid-19 di Kabupaten Malang periode 17 Oktober 2020 (Foto : Istimewa)
Peta sebaran Covid-19 di Kabupaten Malang periode 17 Oktober 2020 (Foto : Istimewa)

MALANGTIMES - Dalam kurun waktu dua hari belakangan ini, peningkatan kasus Covid-19 di Kabupaten Malang terpantau mengalami jumlah yang sama. Yakni terjadi penambahan 4 kasus terkonfirmasi positif Covid-19.

Merujuk pada data yang baru saja dirilis Dinkes (Dinas Kesehatan) Kabupaten Malang, penambahan 4 pasien terkonfirmasi positif Covid-19 pada hari ini (Sabtu 17/10/2020) berasal dari Kecamatan Gondanglegi, Kalipare, Pakis, dan Wagir.

Baca Juga : Kasus Covid-19 di Kabupaten Malang Turun, Kini Peringkat 10 Se-Jatim

”Penambahan kasus hari ini jumlahnya sama dengan kemarin, yakni 4 pasien. Dengan penambahan tersebut, total kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Malang meningkat jadi 988 kasus,” ungkap Humas Satgas Covid-19 Kabupaten Malang  Aniswaty Aziz saat dikonfirmasi, Sabtu (17/10/2020).

Sama halnya dengan penambahan kasus terkonfirmasi positif Covid-19, lanjutnya, untuk penambahan pasien yang dinyatakan sembuh juga sama seperti data hari sebelumnya. Yakni bertambah 5 orang pasien.

”Ada 5 pasien (Covid-19) yang dinyatakan sembuh. Total hingga saat ini (Sabtu 17/10/2020) ada 880 pasien Covid-19 yang dinyatakan sembuh,” ucap Aniswaty.

Sekedar diketahui, penambahan kasus Covid-19 di Kabupaten Malang jika dibandingkan dengan daerah lainnya relatif lebih rendah.

Bandingkan saja dengan data penambahan kasus di Kabupaten Jember. Merujuk pada data terbaru yang dihimpun Pemprov (Pemerintah Provinsi) Jatim (Jawa Timur), pada hari yang sama yakni Jumat (16/10/2020) angka penambahan kasus Covid-19 di kedua wilayah antara Kabupaten Malang dan Jember terpaut lumayan jauh.

Jika Kabupaten Malang pada Jumat (16/10/2020) hanya ada penambahan 4 kasus terkonfirmasi positif Covid-19, di Kabupaten Jember terdata ada penambahan 10 kasus.

Dengan adanya penambahan puluhan pasien positif Covid-19 tersebut, membuat Kabupaten Jember menggeser Kabupaten Malang yang sebelumnya ada di peringkat ke-9, sebagai wilayah dengan penyebaran kasus Covid-19 terbanyak di Jatim.

Beralih ke peringkat di bawahnya, yakni Kabupaten Mojokerto yang menempati posisi 11, pada hari yang sama mengalami peningkatan 7 orang pasien terkonfirmasi positif Covid-19.

”Apabila dijumlahkan, total kasus antara Kabupaten Malang dan Mojokerto hanya terpaut 32 kasus,” sambung Aniswaty.

Baca Juga : Update Covid-19 Kabupaten Malang: 5 Pasien Sembuh, Pasien Covid-19 Tersisa 47 Orang

Dengan adanya data tersebut, Pemkab (Pemerintah Kabupaten) Malang optimis bisa kembali ke zona kuning Covid-19. 

”Sejak awal pekan kemarin (Senin 12/10/2020) Kabupaten Malang kembali ke zona oranye dari yang sebelumnya sempat masuk zona kuning,” ungkap Aniswaty.

Sekedar diketahui, zona oranye tersebut menunjukkan jika suatu wilayah masuk dalam risiko kenaikan kasus Covid-19 dengan skala sedang. Sebaliknya, jika zona kuning menandakan jika wilayah tersebut masuk dalam risiko kenaikan kasus Covid-19 dengan skala rendah.

Sementara itu, untuk jumlah pasien Covid-19 yang dinyatakan meninggal dunia, dalam kurun waktu 5 hari belakangan ini jumlahnya tidak mengalami peningkatan. Yakni 63 orang jiwa pada periode Sabtu (17/10/2020).

Sedangkan untuk jumlah pasien Covid-19 yang menjalani perawatan, datanya justru mengalami penurunan 1 orang menjadi 45 pasien. ”Untuk pasien yang dirawat di rumah sakit ada 3 orang, sedangkan 42 pasien lainnya sudah diperkenankan untuk menjalani isolasi dirumah,” pungkas Aniswaty.