Ilustrasi. (Foto: Istimewa).
Ilustrasi. (Foto: Istimewa).

MALANGTIMES - Perlahan tampaknya Kota Malang mulai mampu mengendalikan penyebaran kasus covid-19. Terbukti selama kurang lebih satu bulan terakhir ini, angka kasus baru dapat ditekan.

Setiap harinya, data penambahan kasus semakin kecil. Paling tinggi berada di angka 9. Artinya, sudah tidak lagi berada di angka dua digit. Hingga hari ini (Kamis, 15/10/2020), total kasus positif covid mencapai 1.904.

Baca Juga : Covid-19 Tembus 973 Kasus, Kabupaten Malang Kembali ke Zona Oranye

Dari data tersebut, tercatat ada penambahan konfirmasi positif covid-19 sebanyak 8 orang. Hal ini seakan menunjukkan keberhasilan upaya penekanan kasus yang dilakukan oleh Pemkot Malang.

"Alhamdulillah (angka penambahan kasus covid-19 stagnan). Ini karena disiplin. Disiplin terbangun karena kesadaran. Sekarang saya lihat orang bersepeda pakai masker, orang berkerumun juga sudah pakai masker karena sudah sadar," ujar Wali Kota Malang Sutiaji.

Hal lain yang menjadikan angka kasus mampu ditekan lantaran treatment yang dijalankan untuk menguatkan imunitas tubuh pasien telah dilakukan. Misalnya pemberian terapi prebiotik kepada pasien prioritas yang akan menjalani swab.

"Jadi, sebelum di-swab, teman-teman (petugas kesehatan) pakai terapi prebiotik. Dari terapi itu, banyak yang hasil tesnya negatif. Padahal, rata-rata kita di angka 32 persen. Katakan, yang di-swab 100 itu, 32-nya kena atau positif. Tapi dengan pakai itu (terapi prebiotik), alhamdulillah hanya tiga atau empat kasus yang positif dari 100 orang itu," jelasnya.

Dengan kondisi penekanan angka kasus yang terus membaik ini, bukan tidak mungkin Kota Malang yang saat ini berstatus zona oranye akan meningkat ke zona kuning, bahkan menjadi zona hijau.

Baca Juga : Viral Video Warga Swedia Beraktivitas Tanpa Masker di Keramaian Usai Angka Covid-19 Melandai

Terlebih, saat ini kesadaran masyarakat Kota Malang untuk disiplin protokol kesehatan sudah berada di angka 90 persen. "Sudah 90 persen (kesadaran masyarakat bermasker). Insya Allah protokol kesehatan lainnya juga disiplin. Dengan begini, masalah ekonomi, sosial, kegiatan di majelis yang sebelumnya dilarang akan mulai diizinkan kembali. Itu karena masyarakat disiplin," tandasnya.

Sebagai informasi, dari jumlah total 1.904 kasus positif covid-19 saat ini, yang tercacat meninggal dunia sebanyak 187 orang, pasien sembuh tercatat 1.663, dan yang masih dalam pemantauan atau perawatan sebanyak 54.