Peta sebaran kasus Covid-19 di Kabupaten Malang periode 14 Oktober 2020 (Foto : Istimewa)
Peta sebaran kasus Covid-19 di Kabupaten Malang periode 14 Oktober 2020 (Foto : Istimewa)

MALANGTIMES - Hari ini, Rabu (14/10/2020) Dinkes (Dinas Kesehatan) Kabupaten Malang menyatakan telah terjadi penambahan 4 pasien Covid-19. Dijelaskan Aniswaty Aziz selaku Humas Satgas Covid-19 Kabupaten Malang, penambahan 4 pasien tersebut berasal dari Kecamatan Kalipare, Kromengan, Pakis, dan Singosari.

”Ada penambahan 4 pasien. Saat ini total kasus Covid-19 di Kabupaten Malang ada 977,” ucap Aniswaty saat dikonfirmasi, Rabu (14/10/2020).

Baca Juga : November Vaksin Covid-19 Datang, Proses Distribusi di Kota Malang Tunggu Juknis dari Pusat

Jika dibandingkan dengan jumlah pasien yang dinyatakan sembuh, lanjut Aniswaty, angka penambahannya terpantau lebih sedikit. Sebab, per hari ini (Rabu 14/10/2020) di Kabupaten Malang ada penambahan 6 pasien Covid-19 yang dinyatakan sembuh.

”Penambahan jumlah pasien sembuh lebih banyak (dari penambahan pasien Covid-19, red). Positif tambah 4 yang sembuh 6, total ada 866 pasien yang dinyatakan sembuh hingga hari ini,” ungkapnya.

Kepada media online ini, Aniswaty menjelaskan, jika penambahan 6 pasien Covid-19 yang dinyatakan sembuh berasal dari Kecamatan Kalipare, Kepanjen, Kromengan, Pakis, Singosari, dan Turen.

”Dari 6 kecamatan tadi, masing-masing terkonfirmasi ada penambahan 1 orang pasien terpapar Covid-19,” sambungnya.

Bergeser ke jumlah pasien yang meninggal, terpantau hari ini angkanya masih stagnan. Yakni, 63 orang pasien. Sedangkan untuk jumlah pasien yang masih menjalani perawatan, tercatat ada 48 orang.

”Dari 48 pasien itu, 45 diantaranya sudah menjalani isolasi rumah. Sedangkan 3 pasien lainnya masih dirawat di rumah sakit,” ujarnya.

Baca Juga : Kesembuhan Covid-19 Capai 82 Persen, Hari Ini Angka Kesembuhan Tambah 8 Pasien

Sekedar informasi, merujuk pada data yang dirilis Pemprov (Pemerintah Provinsi) Jawa Timur pada Rabu (14/10/2020). Kabupaten Malang masuk sebagai zona oranye Covid-19. Artinya, masuk ke dalam risiko kenaikan kasus Covid-19 kategori sedang.

Status tersebut terbilang mengalami kemunduran. Sebab, sejak akhir bulan lalu, atau pada 29 September 2020 Kabupaten Malang masuk dalam zona kuning, atau risiko kenaikan kasus Covid-19 kategori rendah.