Suasana area depan gedung DPRD Kota Malang jelang adanya aksi susulan tolak UU Cipta Kerja. (Arifina Cahyanti Firdausi/MalangTIMES).
Suasana area depan gedung DPRD Kota Malang jelang adanya aksi susulan tolak UU Cipta Kerja. (Arifina Cahyanti Firdausi/MalangTIMES).

MALANGTIMES - Kabar adanya demo susulan tolak Omnibus Law UU Cipta Kerja di Kota Malang yang akan dilangsungkan hari ini (Selasa, 13/10/2020) disikapi secara sigap oleh petugas keamanan. Setidaknya, ada 3.000 personel gabungan yang disiapkan untuk mengantisipasi jalannya demonstrasi agar berjalan dengan damai dan tidak anarki.

Dari pantauan MalangTIMES, kawasan gedung DPRD hingga Balai Kota Malang tak tampak kawat berduri yang melingkar seperti saat pengamanan aksi demonstrasi Kamis (8/10/2020) lalu. Namun, petugas keamanan diimbau  tetap sigap dengan bersenjata lengkap. 

Baca Juga : Aliansi Malang Melawan dan LBH Sayangkan Tindakan Represif Polisi saat Amankan 129 Pendemo

Kawasan area depan gedung DPRD Kota Malang yang sebelumnya tampak banyak motor terparkir kini steril. Hanya ada beberapa motor yang terlihat. Pada demo sebelumnya, kendaraan-kendaraan  di kawasan tersebut menjadi sasaran pendemo.

"Kami harapkan aksi kali ini berjalan kondusif. Kami tetap melakukan persiapan pasukan sebagai bentuk tanggung jawab  kepada Kota Malang dan masyarakat Kota Malang. Kami tidak ingin terjadi anarki seperti demonstrasi pada Kamis 8 Oktober lalu," ujar Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Leonardus Harapantua Simarmata Permata saat apel gelar pasukan pengamanan demonstrasi.

Suasana gedung DPRD Kota Malang juga lebih sepi dari biasanya. Dari informasi yang didapatkan, beberapa anggota dewan tengah melakukan kunjungan kerja.

Fasilitas-fasilitas gedung yang rusak akibat aksi ricuh demonstrasi 8 Oktober lalu juga masih belum dibenahi. Misalnya logo DPRD di depan gedung yang dirusak juga masih belum terpasang. Kaca-kaca yang pecah seperti di pos satpam dan area samping gedung juga masih belum dibenahi.

"Karena masih ada demo susulan kabarnya. Jadi, kaca-kaca yang rusak di depan post satpam sama yang di samping itu belum kami benahi. Hanya dibersihkan saja," kata Ketua DPRD Kota Malang I Made Riandiana Kartika.

Baca Juga : Viral Anggota DPRD Tak Hafal Pancasila di Tengah Pendemo, Teriakan Mahasiswa Bikin Salfok

Hingga berita ini ditulis, belum terlihat adanya pergerakan massa aksi yang digadang-gadang akan melakukan unjuk rasa di kawasan depan gedung DPRD Kota Malang hari ini.

Namun, petugas keamanan telah siap bersiaga di sepanjang titik area lokasi. Bahkan, oetugas juga diminta untuk berkeliling area setiap satu jam untuk melakukan pemantauan.