Penderita difabel penjual koran yang menerima bantuan JatimTIMES Ngedum Ojir (Foto: YouTube JatimTIMES)
Penderita difabel penjual koran yang menerima bantuan JatimTIMES Ngedum Ojir (Foto: YouTube JatimTIMES)

MALANGTIMES - Kisah haru episode Ngedum Ojir kali ini datang dari seorang penderita difabel bernama Rusibat. Dengan segala keterbatasan yang ia miliki, Rusibat mencari nafkah dengan menjadi loper koran di kawasan Jalan Veteran, Malang.  

Direktur JatimTIMES Network, lazuardi Firdaus pun mendatangi Rusibat di tengah kesibukannya menjual koran di lampu merah.  

Baca Juga : Kelompok Pendaki Difabel Linksos Berhasil Taklukkan Gunung Butak

Saat ditanya, Rusibat mengaku sudah tujuh tahun menjadi loper koran. Sehari biasanya ia mengambil 50 koran untuk dijual.  

Namun tak semuanya bisa laku terjual. Di hari itu pun masih tersisa 15 koran hingga pukul 15.00 WIB.  

Padahal, dikatakan pria berusia 60 tahun itu ia mulai bekerja pukul 08.00 WIB. Sehari ia hanya bisa meraup keuntungan Rp 15 ribu.  

Rusibat sendiri merupakan warga di daerah Kecamatan Dau, Malang. Sehingga untuk berjualan, Rusibat harus naik line atau angkutan umum.  

Di rumahnya, ia hanya tinggal bersama sang kakak, lantaran tak memiliki seorang istri dan anak.  

Saat ditanya oleh Firdus terkait kondisinya, Rusibat mengatakan jika ia menderita difabel sejak kecil.  "Iya dari kecil," ujarnya.  

Hingga akhirnya Firdaus memberikan bantuan senilai Rp 1 juta kepada Rusibat. Rusibat pun merasa bahagia dan mengucapkan terima kasih kepada tim Ngedum Ojir.  

Dari kisah ini bisa dipetik pelajaran dengan segala keterbatasan yang dimiliki, Rusibat masih tetap bekerja untuk mencari nafkah. Ia pantang meminta-minta untuk lebih menjaga martabatnya.  

Baca Juga : Polisi Intimidasi Wartawan saat Rekam Pengamanan Demonstran Tolak UU Cipta Kerja di Malang

Program Ngedum Ojir sendiri merupakan bentuk kepercayaan dari pembaca JatimTIMES Network untuk kemudian bisa disalurkan kepada masyarakat yang kurang mampu.  

Para pembaca JatimTIMES Network pun bisa menyampaikan kepeduliannya dan turut berbagi dengan mendatangi atau menghubungi kantor JatimTIMES.

Dengan program ini, diharapkan masyarakat yang benar-benar membutuhkan dapat merasakan sedikit kebahagiaan. Serta memberikan inspirasi mengenai nilai-nilai kehidupan kepada pembaca setia JatimTIMES Network di mana pun berada.

Episode JatimTIMES Ngedum Ojir akan terus berlanjut untuk Berbagi Kebahagiaan dan Mengukir Senyuman.