Tersisa 45 Orang, Jumlah Pasien Sembuh Covid-19 di Kabupaten Malang Meningkat Jadi 831

Oct 07, 2020 19:50
Peta sebaran kasus Covid-19 di Kabupaten Malang periode 7 Oktober 2020 (Foto : Istimewa)
Peta sebaran kasus Covid-19 di Kabupaten Malang periode 7 Oktober 2020 (Foto : Istimewa)

MALANGTIMES - Dinkes (Dinas Kesehatan) Kabupaten Malang mengonfirmasi jumlah pasien positif Covid-19 di Kabupaten Malang hanya tersisa 45 orang. Disampaikan Aniswaty Aziz selaku Humas Satgas Covid-19 Kabupaten Malang, hingga Rabu (7/10/2020) pasien Covid-19 mayoritas sudah diperkenankan menjalani isolasi mandiri.

”Dari 45 pasien, 43 di antaranya saat ini sudah menjalani isolasi di rumah. Sedangkan 2 pasien lainnya masih dirawat di rumah sakit,” ungkap Aniswaty saat dikonfirmasi Rabu (7/10/2020) malam.

Baca Juga : Butuh Waktu Enam Bulan, Jatim Terbebas dari Zona Merah Covid-19

Pasien Covid-19 yang hanya tersisa 45 orang itu, disebabkan karena jumlah pasien Covid-19 yang dinyatakan sembuh terus mengalami peningkatan. Diterangkan Aniswaty, hingga berita ini ditulis ada 831 pasien Covid-19 asal Kabupaten Malang yang dinyatakan sembuh.

”Hari ini (Rabu 7/10/2020) ada penambahan 6 orang, sehingga jumlah pasien Covid-19 yang dinyatakan sembuh sampai dengan saat ini ada 831 pasien,” terang Aniswaty.

Bergeser ke jumlah pasien terkonfirmasi positif Covid-19, pada hari ini (Rabu 7/10/2020) mengalami penambahan 5 orang. Kelima pasien yang dinyatakan positif Covid-19 itu berasal dari Kecamatan Donomulyo, Kepanjen, Pagelaran, Singosari, dan Turen. ”(Jumlah pasien positif Covid-19, red) Bertambah 5 pasien menjadi 937 kasus per hari ini (Rabu 7/10/2020),” sambung Aniswaty.

Terakhir, untuk jumlah pasien yang dinyatakan meninggal akibat terpapar Covid-19, hingga Rabu (7/10/2020) berjumlah 61 orang. ”Sejak tanggal 5 (Oktober 2020) jumlah pasien yang meninggal akibat Covid-19 tidak mengalami peningkatan, tetap 61 orang pasien,” ujar Aniswaty.

Baca Juga : Sembuh 6, Pasien Baru Covid-19 Kabupaten Malang Tambah 5 di Lima Kecamatan

Sekedar informasi, dengan capaian tersebut Kabupaten Malang tetap bertahan di zona kuning Covid-19. Artinya masuk dalam wilayah dengan resiko kenaikan kasus Covid-19 rendah.

”Dari data Provinsi (Jawa Timur) Kabupaten Malang masuk zona kuning Covid-19 sejak akhir September 2020 lalu, sejak tanggal 29 september (2020). Yang dapat menentukan zona Covid-19 itu Provinsi, semoga Kabupaten Malang bisa segera zona hijau,” pungkas Aniswaty.

Topik
covid 19 kabupaten malangSatgas Covid 19 Kabupaten Malang

Berita Lainnya

Berita

Terbaru