Disporapar Ajak Millenial Kampanye Protokol Kesehatan lewat Lomba Video

Oct 07, 2020 19:33
Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kota Malang, Ida Ayu Made Wahyuni (tengah) saat memaparkan lomba video dan desain masler. (Arifina Cahyanti Firdausi/MalangTIMES).
Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kota Malang, Ida Ayu Made Wahyuni (tengah) saat memaparkan lomba video dan desain masler. (Arifina Cahyanti Firdausi/MalangTIMES).

MALANGTIMES - Beragam cara untuk mengkampanyekan protokol kesehatan (prokes) pencegahan covid-19 di Kota Malang terus digencarkan. Dinas Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kota Malang salah satunya, mengajak para millenial untuk terlibat dalam kampanye protokol kesehatan. 

Kabar adanya lomba ini bagi kalian yang bergerak di industri kreatif, bisa jadi menjadi kabar yang cukup menggembirakan. Terutama untuk para Videografer dan Desaigner.

Baca Juga : Butuh Waktu Enam Bulan, Jatim Terbebas dari Zona Merah Covid-19

Sebab, inovasi dan kemampuan kreativitas kalian akan diuji dalam kompetisi Video Protokol Kesehatan dan Desain Masker yang digagas PT Kian Mulia Dua Puluh Tujuh (KM 27) bersama Disporapar Kota Malang. Lomba ini memperebutkan Piala Wali Kota.

Kepala Disporapar Kota Malang, Ida Ayu Made Wahyuni mengatakan ide-ide kreatif dengan mengajak seluruh masyarakat untuk mendukung kampanye protokol kesehatan terus digalakkan Pemerintah Kota (Pemkot) Malang). Seperti dengan menggaet pihak luar guna memberikan edukasi kepada masyarakat khususnya di Kota Malang.

"Kerja bareng Pemkot Malang dalam hal ini Disporapar dengan KM 27. Kegiatan kita adalah lomba video protokol kesehatan dan juga lomba membuat desain masker. Jadi ada 2 lomba, memperebutkan Piala Wali Kota. Temanya Optimize Health Protocols Covid-19 And Healthcare Community. Artinya masyarakat umum kita harus Care. Bagaimana kita secara produktif bekerja tetapi tetap mematuhi protokol kesehatan," ujarnya, Rabu (7/10/2020).

Ia menjelaskan, melalui event ini yang tidak kalah penting adalah untuk menunjukan bahwa Kota Malang siap menghadapi New Normal atau adaptasi tatanan kehidupan baru di tengah pandemi covid-19.

Melalui kegiatan yang dilangsungkan di bulan Oktober ini, menurutnya sekaligus memberikan stimulus bagi masyarakat yang masih abai untuk bisa disiplin protokol kesehatan pencegahan covid-19.

"Terkait dengan ini kita di sektor parisiwata juga sudah melangkah memberikan sosialisasi. Seperti wajib memakai masker, dan wajib mencuci tangan. Bagaimana sosialisasi ini yang harus terus disampaikan kepada masyarakat kita tiada henti, agar masyarakat tidak lupa, maka dari itu diadakan lomba. Jadi untuk memberikan stimulus dan semangat bagi masyarakat," terangnya.

Lebih jauh, Direktur KM 27 Kiki Indah Permata menyampaikan rangkaian perlombaan tersebut tidak dipungut biaya. Semua warga Kota Malang bebas ikut dan mendaftarkan diri dimulai pada 1 hingga 20 Oktober 2020.

Teknisnya, rentang durasi video minimal 2 menit maksimal 5 menit dan harus sesuai unsur protokol kesehatan covid-19 dengan Setting di wilayah Kota Malang.

Baca Juga : Angka Kematian Covid-19 Masuk 20 Besar di Indonesia, Ini Upaya Pemkot Malang

 

"Untuk lomba video durasinya 2 hingga 5 menit. Nantinya peserta harus meng-Upload ke sosial media Instagram dan Youtube, serta mengirimkannya ke email kami di [email protected] paling lambat 20 Oktober dengan subyek #PTKM27-judul-deskripsi video- nama peserta/instansi," ungkapnya.

Kemudian untuk lomba desain masker, menurut dia ini kesempatan bagi para industri kreatif di Kota Malang. Yang mana, masker harus sesuai dengan standar kesehatan tetapi memiliki nilai estetika. "Masker adalah hal wajib dalam protokol kesehatan. Pemerintah sudah punya ketentuan standar, nah di sini industri kreatif bagaimana nanti masker itu tetap sesuai standar tapi ada nilai estetikanya," terangnya.

Hasilnya, nanti sudah menjadi produk masker untuk ukuran remaja dan dewasa. Nantinya, peserta harus menyetorkan 2 produk dengan desain yang yang paling lambat dikirim pada tanggal 24 Oktober di Kantor Color Model Inc Jl Soekarno-Hatta Pertokoan Taman Niaga.

"Sebelum diserahkan, kami harapkan masker sudah harus dicuci, dan dimasukkan ke dalam plastik. Jadi dua masker ini nanti yang satu untuk panitia, dan satu lagi untuk diperagakan model di puncak Awarding Night," tandasnya.

Selain memperebutkan Piala Wali Kota, dalam event ini peserta yang berhasil memenangkan kompetisi juga akan mendapatkan hadiah jutaan rupiah dan sertifikat.

Topik
Disporapar Kota MalangYuk Ikutan Lomba Video

Berita Lainnya

Berita

Terbaru