Fesyar (istimewa)
Fesyar (istimewa)

MALANGTIMES - Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Jawa Timur (Jatim) Difi Ahmad Johansyah menyampaikan, bahwa Jawa berperan dalam perkembangan ekonomi syariah di Indonesia. Di mana, ekonomi syariah terus berkembang dengan tren yang terus meningkat dalam 1 dekade. Dengan jumlah pesantren mencapai 75,51 persen dari total nasional, Jawa menjadi poros pemberdayaan ekonomi pesantren nasional.

Pangsa penyaluran kredit syariah terhadap total kredit semakin meningkat, di mana pada tahun 2019 mencapai 6,1 persen. Sedangkan penyaluran kredit syariah Jawa mendominasi dengan pangsa pasar mencapai 60 persen. Hal ini tak lepas dari gencarnya Festival Ekonomi Syariah (Fesyar) yang setiap tahun dilakukan. 

Baca Juga : Maksimalkan Digitalisasi, Disporapar Genjot Ekonomi Kreatif Kota Malang di Tengah Pandemi

Gelaran Fesyar Regional Jawa 2020 sendiri, terdiri dari Sharia Forum dan Sharia Fair. Sharia Forum merupakan rangkaian kegiatan seminar, talkshow dan workshop serta business coaching. Sedangkan Sharia Fair menghadirkan virtual expo, fashion show, coaching clinic dan business matching.

Kegiatan Fesyar Jawa 2020 sendiri merupakan penyelenggaraan Fesyar virtual pertama setelah memasuki tahun ke tujuh. 

"Penyelenggaraan Fesyar tahun ini juga mengedepankan engagement antara Bank Indonesia dengan pelaku usaha, UMKM serta masyarakat luas lainnya," kata Difi.

Selain itu, pengembangan UMKM dan pendalaman ekonomi syariah tidak hanya berhenti pada momen Fesyar saja, namun Bank Indonesia berkomitmen untuk menindaklanjuti dan melakukan pendampingan sampai UMKM on boarding.

Lebih lanjut, dalam rangkaian kegiatan Fesyar ini dilaksanakan juga berbagai upaya untuk mendukung UMKM go Global dan UMKM go digital seperti melalui penyelenggaraan kelas business coaching secara khusus mulai dari branding, persiapan on boarding di marketplace, dukungan standarisasi produk makanan minuman yang layak edar, standarisasi halal, hingga cara bagaimana meraih pasar global.

Baca Juga : OJK Malang Janji Koordinasi dengan Pemda Malang untuk Pulihkan Ekonomi

Sementara itu, Kepala Perwakilan BI Malang Azka Subhan, menyampaikan, bahwa Bank Indonesia Malang juga turut mendukung penyelenggaraan Fesyar Indonesia dengan melaksanakan serangkaian kegiatan Road to FESyar Indonesia 2020 yang dilaksanakan sejak tanggal 17 September – 1 Oktober 2020.

"Ada pelatihan juru sembelih halal (Juleha) kepada 20 orang peserta yang berasal dari Rumah Potong Hewan (RPH) Kota Malang, Pesantren Bahrul Maghfiroh Malang dan pengurus Mesjid Jami Malang. Lalu ada Webinar "Potensi dan Tantangan Ekonomi Keuangan Syariah untuk Mendukung Pemulihan Ekonomi Daerah", Brosan (Ngobrol Santai) dimana ada pembahasan yakni menjadi entrepreneur sukses di bisnis syariah, Business Matching UMKM dan lomba bertema islami," papar Azka.