Porprov Jatim 2015

Didit Purwanto, Siaga 24 Jam Jaga Kesehatan Atlet

Jun 10, 2015 09:40
Foto: Rully/malangtimes
Foto: Rully/malangtimes

TIDAK hanya atlet dan pelatih yang sibuk mengikuti Porprov V Jatim, di Banyuwangi. Tim medis pun memiliki kesibukan sama. Keberadaannya sangat vital untuk menjaga kesehatan atlet, terutama jelang pertandingan, karena tim medis dipercaya kontingen bertanggung jawab penuh terhadap kesehatan atlet.

Tim medis KONI Kabupaten Malang, Didit Purwanto, juga memiliki tugas dan tanggung jawab yang sama, selalu siaga menerima panggilan official menangani keluhan fisik atlet.

“Sesuai arahan, saya dan tim ditugasi menjaga kesehatan atlet, terutama pra pertandingan. Prinsip kami, mempersiapkan atlet sebelum bertanding jauh lebih penting, dari penanganan medis di lapangan kompetisi, karena bisa berpengaruh terhadap prestasi atlet, jadi sebisa mungkin, atlet harus dalam kondisi prima,” ujar Didit Purwanto.

Pria yang pernah bertugas di Divisi Bencana dan Donor Darah PMI ini, ‘jaga gawang’ pada seluruh atlet yang bertanding di 31 cabor. Setiap harinya dia keliling mengontrol kesehatan atlet di seluruh arena pertandingan.

“Sehari bisa lebih dari 100 km kami keliling, mengecek kesehatan atlet per cabor, kami selalu berkoordinasi dengan manajer tim menanyakan kesehatan atlet, jangan sampai ada atlet yang kalah bertanding karena sakit,” ucapnya.

Selama melaksanakan tugas, Didit dan timnya sering menerima order cek fisik atlet dari official, tanpa menunda waktu, dia segera meluncur ke lokasi. Yang membuat dirinya semangat bekerja adalah informasi kemenangan atlet Kabupaten Malang.

“Kalau capek ya pastilah, kami kan keliling dan harus ready 24 jam, on call di mana pun kapan pun, tapi capek hilang kalau dengar ada atlet kami yang menang,” imbuhnya.

Selain atlet dan official, kadang Didit juga menerima keluhan awak media yang sedang meliput. Pria yang saat ini bekerja di Puskesmas Gondanglegi ini pun siap memberi layanan medis.

“Saat di posko kontingen, kadang ada wartawan yang mengeluh sakit, ya kami harus menolong, supaya meraka dapat bekerja maksimal meliput pertandingan,” ujarnya.

Saat ditanya tentang kerinduannya bertemu anak dan istri dia pun berkomentar. “Sudah biasa mas, ini bukan tugas pertama kalinya, Porprov IV lalu saya juga menjadi tim medis, dan berjaga full hingga pertandingan selesai. Kalau kangen ya tinggal telepon tanya kabar keadaan di rumah, istri juga tidak kompalin,” pungkasnya kepada MALANGTIMES.

Topik
PORPROV JATIM 2015

Berita Lainnya

Berita

Terbaru