Situs Purbakala Ditemukan, Pihak Taman Tirta Mengaku Akan Ikuti Prosedur dan Bantu Negara

Oct 05, 2020 15:38
Arkeolog Dwi Cahyono saat mengamati temuan batu bata di lokasi Dusun Ngenep. (Foto: Ody/MalangTIMES).
Arkeolog Dwi Cahyono saat mengamati temuan batu bata di lokasi Dusun Ngenep. (Foto: Ody/MalangTIMES).

MALANGTIMES - Temuan situs di Dusun Ngenep, Kecamatan Karangploso, Kabupaten Malang, dekat sumber air Umbul Ngenep saat ini sedang disorot. Hal ini menyusul ditemukannya struktur bangunan kuno yakni batu bata oleh pengembang dari PT. Taman Tirta. Situs purbakala ini diduga ada pada zaman Kerajaan Singosari.

Selain ditemukan struktur bata, di plengsengan proyek pembangunan perumahan tersebut juga ditemukan gerabah keramik, celupak, dan wadah perunggu. Arkeolog dari Universitas Negeri Malang (UM) Dwi Cahyono menduga temuan tersebut merupakan jejak pemukiman.

Baca Juga : Senyum Sutradara Asal Malang Ini Merekah Saat Vincent dan Desta Mengumumkan Filmnya Juara

 

"Ada tempat tinggal ada pemukiman karena kita menemukan banyak sekali temuan yang berupa gerabah keramik, bahkan juga lampu minyak 2 sumbu dan lampu gantung, celupak dari perunggu. Kemudian ada juga wadah dari perunggu juga. Temuan gerabah keramik banyak sekali," katanya belum lama ini saat mengunjungi lokasi.

Temuan-temuan tersebut merupakan perangkat rumah tangga. Oleh karena itu, kata dia, sangat mungkin bahwa situs tersebut memang ada jejak pemukimannya. Terlebih sangat dekat dengan sumber air, di mana bagi orang zaman dulu sumber air dianggap penting untuk pemukiman.

"Sangat mungkin juga ada arsitek lain yang boleh jadi bangunan suci," imbuhnya.

Rully Rachmat W, manajer Taman Tirta menyampaikan bahwa Pihak Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Trowulan berterima kasih kepada pengembang berkat pengembang Taman Tirta atas situs ini ditemukan. Ia pun mengaku pihaknya akan mengikuti prosedur yang ada.

"Pihak pengembang Taman Tirta akan mengikuti prosedur dan akan membantu negara dalam hal penemuan situs tersebut," katanya.

Baca Juga : 60 Benda dan Bangunan di Kota Malang Ditargetkan Jadi Cagar Budaya Tahun 2020

 

Dalam wawancara telepon ia menegaskan pada intinya pihaknya mendukung program pemerintah.

"Apapun keputusan negara pengembang akan ikuti," pungkasnya.

Topik

Berita Lainnya

Berita

Terbaru