Peta sebaran Covid-19 Kota Batu. (Foto: Pemkot Batu)
Peta sebaran Covid-19 Kota Batu. (Foto: Pemkot Batu)

MALANGTIMES - Setelah seluruh desa/kelurahan di Kecamatan Junrejo masuk zona merah, kini dua desa di Kecamatan Bumiaji juga masuk pada risiko tinggi. Dengan demikian, total ada 19 desa/kelurahan yang masuk pada risiko tinggi di Kota Batu.

Dua desa terakhir yang masuk zona merah hingga Rabu (30/9/2020) di Kecamatan Bumiaji adalah Desa Sumber Brantas dan Desa Tulungrejo. Padahal sebelumnya, Desa Sumber Brantas masuk pada zona kuning dan langsung jadi zona merah.

Baca Juga : Angka Kematian Covid-19 Masuk 20 Besar di Indonesia, Ini Upaya Pemkot Malang

 

Berbeda dengan Desa Tulungrejo, yang sebelumnya masuk pada zona oranye atau risiko sedang. Bertambahnya dua desa itu, kini zona kuning hanya tersisa di Desa Sumbergondo Kecamatan Bumiaji.

Kemudian masuk pada zona oranye ada 4 desa yakni di Kecamatan Batu menyisakan Desa Sidomulyo dan Desa Oro-Oro Ombo. Sedangkan di Kecamatan Bumiaji ada di Desa Bulukerto dan Desa Bumiaji.

Dan wilayah zona merah berada di kawasan Kecamatan Junrejo yakni Kelurahan Dadaprejo, Desa Beji, Desa Torongrejo, Desa Mojorejo, Desa Tlekung, Desa Junrejo dan Desa Pendem.

Lalu di Kecamatan Batu ada di Desa Pesanggarahan, Sumberejo, Kelurahan Songgokerto, Ngaglik Temas, dan Kelurahan Sisir.

Dan Kecamatan Bumiaji ada di Desa Pandanrejo, Desa Giripurno, Desa Punten, dan Desa Gunungsari, Desa Sumber Brantas, dan Desa Tulungrejo.

Baca Juga : Kasus Covid-19 di Kota Malang Menurun, Masuk Zona Oranye lagi

 

“Untuk update pada Rabu (30/9/2020) update Covid-19 di Kota Batu, terdapat tambahan 5 pasien konfirm positif dan 2 pasien dinyatakan sembuh,” jelas Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Batu, M. Chori.

Lalu juga terdapat dua pasien meninggal dunia sehingga totalnya kini menjadi 37 warga. Dengan jumlah akumulatif seluruhnya 437 orang, dan kesembuhan di angka 345 orang.

Rincian kasus suspek, yakni 556 orang masuk dalam suspek, 38 orang probable, 179 orang masuk dalam angka diisolasi, dan discarded totalnya 378 orang.