Ilustrasi. (Foto: hariansehat.com).
Ilustrasi. (Foto: hariansehat.com).

MALANGTIMES - Serangan jantung bisa muncul pada semua orang. Bahkan tak mengenal usia. Lanjut usia (lansia), usia muda hingga remaja bisa dengan mudah terserang penyakit ini apabila tak menjaga kondisi tubuhnya.

Ya, penyakit yang dipicu saat aliran darah menuju jantung mengalami penyumbatan di pembuluh darah atau kardiovaskular ini cukup membahayakan. Penyakit ini juga menjadi salah satu penyebab kematian terbesar di dunia.

Baca Juga : 61 Santri di Jombang Terinfeksi Covid-19, Jalani Isolasi di Unipdu

 

Beberapa hal yang menjadi faktor risikonya. Termasuk tekanan darah tinggi, kencing manis, diabetes, obesitas, dan kadar kolesterol tinggi.

Lantas, bagi seorang yang mengidap penyakit ini seperti apa proses pengobatan yang harus dilakukan? Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Malang dr Husnul Muarif menyatakan, pengobatan bagi penderita penyakit jantung ini harus disesuaikan dengan tingkat atau stadium pasien.

Jika kategori stadium ringan, maka bisa dengan menjalani perubahan gaya hidup dengan menjalani pola hidup sehat, sehingga dapat mencegah penyakit jantung semakin memburuk. "Jadi tergantung dari stadium atau bagaimana keluhan itu. Kalau masih ringan, masih bisa dilakukan dengan pengobatan biasa," jelasnya.

Yang bisa dilakukan selain mengonsumsi obat yang telah direkomendasikan dokter, adalah melakukan olahraga ringan 30 menit sehari. Kemudian mengonsumsi makanan bergizi seimbang dengan memperbanyak sayur dan buah, rendah lemak dan rendah sodium, berhenti merokok, hingga membatasi konsumsi minuman beralkohol.

Baca Juga : Jelang Akhir September, Angka Kematian Akibat Covid-19 di Kabupaten Malang Menurun

 

Namun, untuk beberapa kasus yang sudah memasuki stadium lanjut, kata Husnul, memang perlu tindakan prosuder kesehatan meski tetap berdasar pada jenis penyakit dan tingkat kerusakan jantung yang dialami pasien. Yakni, bisa dengan pemasangan stent atau ring ke arteri agar aliran darah pasien kembali normal hingga prosedur lain yang sering dilakukan adalah operasi bypass jantung.

Metode operasi yang dilakukan dengan mencangkok pembuluh darah lain sehingga aliran darah melewati pembuluh darah yang baru tersebut. "Kalau pada stadium lanjut bisa dengan tindakan berupa operasi, bypass jantung atau dengan pemasangan ring," tandasnya.