Kasatlantas Polresta Malang Kota AKP Ramadhan Nasution saat melaksanakan penempelan stiker imbauan pada angkutan umum (Ist)
Kasatlantas Polresta Malang Kota AKP Ramadhan Nasution saat melaksanakan penempelan stiker imbauan pada angkutan umum (Ist)

MALANGTIMES - 500 kendaraan angkutan umum, mulai dari truk, bus, taksi hingga angkot, mulai Jumat lalu (25/9/2020) hingga hari ini (29/9/2020) sempat diberhentikan oleh petugas Satlantas Polresta Malang Kota.

Tak basa-basi, setiap kendaraan yang diberhentikan, para pengemudinya kemudian langsung diminta petugas untuk turun agar menyaksikan penempelan stiker pada kendaraannya.

Baca Juga : Klaim Dicopot dari Panglima TNI Gegara Nobar Film PKI, Tagar #Gatot Trending Twitter

Namun stiker yang ditempel bukanlah stiker sembarangan. Stiker yang ditempel merupakan stiker berlatar merah putih dan bergambar Presiden Joko Widodo mengunakan masker, dilengkapi kata-kata ajakan untuk masyarakat wajib memakai masker dalam setiap kegiatan atau beraktivitas di masa Adaptasi Kebiasan Baru (AKB).

Kasatlantas Polresta Malang Kota, AKP Ramadhan Nasution, menjelaskan, jika penempelan stiker pada kendaraan angkutan umum sendiri merupakan upaya untuk lebih dalam lagi mensosialisasikan perihal Instruksi Presiden (Inpres) nomor 6 tahun 2020.

"Ya stiker ini merupakan ajakan untuk masyarakat agar memakai masker dalam beraktivitas. Karena hal ini merupakan hal yang sangat penting saat ini," tegas  Kasatlantas usai kegiatan penempelan stiker di depan Mako Polresta Malang Kota, Senin (28/9/2020).

Penempelan kendaraan-kendaraan tersebut lantaran dinilai kendaraan tersebut mempunyai mobilitas tinggi dan seringkali berinteraksi dengan banyak orang. Sehingga, stiker ajakan memang sengaja dilakukan pada kendaraan-kendaraan umum seperti angkot, bus, truk dan juga taxi.

Baca Juga : Setelah 5 Tahun Menjabat, Presiden Jokowi Akhirnya Pidato di Sidang PBB untuk Pertama Kali

"Kayak angkot, bus, taxi ataupun tadi online kan banyak diakses oleh penumpang termasuk truk juga tentunya di jalan seringkali berpapasan dan bersimpangan dengan orang, mobilitasnya tinggi, makanya kita jadikan sasaran penempelan stiker yang utama," ungkapnya.

Sementara itu, untuk sampai saat ini, dijelaskan Kasatlantas jika sebanyak 500 kendaraan telah ditempeli stiker imbauan tersebut. Ke depan pihaknya akan kembali melakukan imbauan secara preemtif tersebut untuk semakin memaksimalkan kampanye ajakan untuk bermasker demi memutuskan mata rantai penyebaran Covid-19.