Fenomena Halo Matahari yang sempat terlihat di wilayah Malang (Ist)
Fenomena Halo Matahari yang sempat terlihat di wilayah Malang (Ist)

MALANGTIMES - Di grup-grup media sosial Facebook, rampai dengan akun yang memposting fenomena alam matahari yang bercincin. Kejadian tersebut bisa terlihat dari wilayah Malang, dan terjadi pada pagi tadi sekitar pukul 10.00 wib, Minggu (27/9/2020).

Dalam postingan di grup media sosial itu, diposting dokumentasi foto maupun video jelas saat terjadinya fenomena alam matahari bercincin tersebut. Di situ mereka juga memuji jika kejadian tersebut merupakan bukti dari kebesaran dan kekuasaan sang pencipta.

Baca Juga : Balap Lari Liar Jadi Trend Diberbagai Daerah, Polisi Tak Segan Berikan Sanksi Tegas

 

Mengenai fenomena alam tersebut, Kasi Data dan Informasi BMKG Juanda, Teguh Tri Susanto, menjelaskan, jika fenomena alam tersebut mempunyai istilah Halo Matahari. Fenomena ini, biasanya seringkali terjadi dalam rentan waktu 30 menit hingga dua jam lamanya.

Selain di wilayah Malang, fenomena alam itu sendiri bisa terlihat di beberapa daerah lainnya, seperti Sidoarjo dan Surabaya.

Dijelaskannya lebih lanjut, Halo merupakan fenomena optis berupa lingkaran cahaya di sekitar matahari. Dalam penampakannya, matahari seolah-olah dilingkari oleh sebuah cincin cahaya yang mirip dengan pancaran lampu.

Fenomena alam optis ini terjadi akibat dari pantulan atau pembiasan cahaya matahari itu sendiri dengan awan cirrus. Fenomena ini merupakan fenomena langka yang jarang terjadi.

Dalam proses terjadinya Halo, dijelaskan Teguh, jika awan tersebut memiliki partikel yang begitu dingin sehingga membentuk kristal es lantaran berada di ketinggian 6000 meter dari permukaan laut. Karena awan dingin dan kristal es inilah yang kemudian membiaskan sinar matahari hingga membentuk sebuah cincin yang nampak seperti melingkari matahari.

Baca Juga : Memasuki Musim Angin Kencang, 61 Pohon Rawan Tumbang di Kota Batu

 

Fenomena itu sendiri, nantinya akan menghilang dengan sendirinya setelah partikel air pada awan cirrus akan menguap hingga lama-kelamaan cincin yang melingkar pada matahari akan menghilang.

Disebutkannya, jika fenomena tersebut merupakan fenomena alam biasa. Pihaknya meminta masyarakat tidak terpengaruh dengan adanya isu yang menyebut jika fenomena tersebut merupakan pertanda datangnya bahaya.

"Itu cuma fenomena biasa, jangan percaya informasi yang menyesatkan," pungkasnya.