Peta sebaran kasus Covid-19 di Kabupaten Malang (Foto : Instagram Pemprov Jatim)
Peta sebaran kasus Covid-19 di Kabupaten Malang (Foto : Instagram Pemprov Jatim)

MALANGTIMES - Satu bulan terakhir, penambahan jumlah pasien Covid-19 di Kabupaten Malang tidaklah banyak. Fakta tersebut dapat dilihat pada data terbaru yang dirilis oleh Dinkes (Dinas Kesehatan) Kabupaten Malang.

Dijelaskan Aniswaty Aziz selaku Humas Satgas Covid-19 Kabupaten Malang, pada hari ini (Sabtu 26/9/2020) jumlah pasien yang terpapar Covid-19 hanya bertambah 3 orang. ”Dengan penambahan 3 orang pasien tersebut, membuat total kasus positif Covid-19 di Kabupaten Malang menjadi genap 890 kasus,” terang Aniswaty.

Baca Juga : Jelang Akhir September, Angka Kematian Akibat Covid-19 di Kabupaten Malang Menurun

Merujuk pada data Dinkes Kabupaten Malang, diterangkan Aniswaty, penambahan 3 orang pasien Covid-19 tersebut tersebar di Kecamatan Karangploso, Pakis, dan Singosari. Di mana, dari ketiga kecamatan tersebut, masing-masing mengalami penambahan 1 orang pasien yang dinyatakan terpapar Covid-19.

”Sampai dengan hari ini (Sabtu 26/9/2020) tinggal 50 orang pasien Covid-19 yang masih menjalani perawatan. Mereka (pasien) kebanyakan sudah menjalani isolasi mandiri,” terang Aniswaty.

Sebagai informasi, sambung Aniswaty, dari 50 pasien yang masih berjuang sembuh dari Covid-19 tersebut, 48 di antaranya sudah diperkenankan menjalani isolasi mandiri. Sedangkan 2 pasien lainnya masih dirawat di rumah sakit.

Bergeser ke jumlah pasien Covid-19 yang dinyatakan sembuh, hingga berita ini ditulis tercatat ada 783 orang. Sedangkan yang meninggal akibat terpapar Covid-19 ada 57 pasien. ”Dari data Provinsi (Pemprov Jatim), di Malang Raya hanya Kabupaten Malang saja yang sampai saat ini masih berstatus zona orange. Sedangkan untuk Kota (Malang) dan (Kota) Batu datanya masuk sebagai zona merah Covid-19,” pungkas Aniswaty.