Wakil Gubernur Jatim, Emil Elistianto Dardak (tangkapan layar Festival Mbois GrandShow)
Wakil Gubernur Jatim, Emil Elistianto Dardak (tangkapan layar Festival Mbois GrandShow)

MALANGTIMES - Wakil Gubernur Jawa Timur (Jatim) Emil Elistianto Dardak menyebut pertumbuhan jumlah freelancer saat ini cukup tinggi. Hal itu menunjukkan bahwa profesi freelancer semakin diminati, terutama di industri kreatif.

Meski pertumbuhan freelancer terus berkembang, Emil mengatakan masih ada persoalan yang dihadapi oleh para freelancer di Jawa Timur. Kesulitan membangun jam terbang sebagai freelancer lah yang membuat profesi tersebut masih diragukan.

Baca Juga : Tompi Curhat Soal Dampak Positif Pandemi, Kepala BI Malang Beri Motivasi Pelaku Ekraf

Saat mengikuti Festival Mbois GrandShow, Emil menjelaskan bahwa Jatim saat ini memiliki Millenial Job Center (MJC) dimana nantinya akan mempertemukan talenta baru dengan klien dengan mentor berpengalaman yang akan memberikan bimbingan.

"Nah, Millennial Job Center inilah yang akan menjadi solusinya. MJC akan mempertemukan freelancer atau talenta baru dengan industri dan pihak lain yang membutuhkan atau klien, namun juga melibatkan mentor berpengalaman sehingga klien akan lebih yakin untuk mempercayakan proyek freelance," ucap Emil.

Disinggung mengenai ekonomi kreatif di Kota Malang, Emil menyebut bahwa saat ini sudah selayaknya 'Bhumi Arema' dinobatkan sebagai kota kreatif karena terdapat sebuah perguruan tinggi yang menghasilkan lulusan yang mampu memberikan sumbangsih ide kreatif nya.

"Malang ini menjadi atensi berbagai lembaga karena menjadi kota kreatif yang jalan. Kalau di runut, Malang memang kota kampus ya, nah ini membawa kreativitas dari berbagai daerah dijadikan satu di Malang," kata suami dari Arumi Bachsin itu.

Lanjut Emil, nantinya jika Kota Malang sudah mempunyai Malang Creative Center (MCC) tentunya akan menjadi kiblatnya industri kreatif di Jawa Timur. Terlebih Festival Mbois juga bisa terselenggara hingga tahun ke-5 dan digelar secara virtual, hal itulah yang menjadi nilai plus bagi Kota Malang.

Baca Juga : Bupati Malang Sebut Pertumbuhan Ekonomi Saat Covid-19 Capai 3 Persen

"Malang bisa dikatakan kiblatnya digitalisasi untuk Jawa Timur. Menurut saya, Malang itu itu bagus, diapit banyak gunung. Dan daerah yang akan maju itu adalah daerah yang (posisi wenak) PW banget," tutupnya.