Pengukuhan kepengurusan Dekranasda Kota Malang periode 2018-2023 di Balai Kota Malang, Rabu (16/9). (Foto: Humas Pemkot Malang).
Pengukuhan kepengurusan Dekranasda Kota Malang periode 2018-2023 di Balai Kota Malang, Rabu (16/9). (Foto: Humas Pemkot Malang).

MALANGTIMES - Potensi-potensi produk lokal di Kota Malang semakin digencarkan untuk dikenal hingga ke kancah dunia. Salah satunya, dengan memaksimalkan pelatihan bagi pelaku IKM (Industri Kecil Menengah).

Langkah ini dinilai bisa mengangkat potensi produk-produk hasil industri Kota Malang agar mendunia.

Baca Juga : 100 Pembatik Malang Raya Lakukan Sertifikasi, Tambah Kreasi di Tengah Pandemi

Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Malang,  Widayati Sutiaji menyatakan pelatihan-pelatihan bagi pelaku usaha IKM di Kota Malang juga turut melibatkan kepengurusan dari Dekranasda.

Ke depan, pihaknya juga akan menggandeng universitas-universitas dalam kegiatan bimbingan teknis (Bimtek) bagi para pelaku IKM di Kota Malang.

"Pasti, ke depan seperti itu (menggandeng universitas). Apalagi dari pengurus yang dikukuhkan ini termasuk pelaku-pelaku IKM yang karyanya dipakai desainer kenamaan Indonesia Ane Avanti hingga luar negeri. Artinya mereka sudah siap untuk memberikan pelatihan itu," ujarnya usai pelantikan sejumlah 31 pengurus Dekranasda Kota Malang periode 2018-2023, di Balai Kota Malang, Rabu (16/9/2020).

Menurutnya, nantinya melalui Dekranasda potensi daerah akan semakin bisa dikembangkan dan digali agar semakin dikenal hingga ke kancah dunia. Seperti mengikutkan produk-produk industri IKM di beberapa kegiatan pameran.

"Kami wajib menggali, mengembangkan, dan melestarikan. Menggali potensi daerah yang ada. Setelah itu mari kita kembangkan dengan banyak program salah satunya IKM yang telah bergabung kepada kita. Kita ajak untuk pameran, pelatihan-pelatihan, sosialisasi-sosialisasi seperti itu. Selebihnya kita harus bisa melestarikan itu," terangnya.

Sementara itu, Wali Kota Malang Sutiaji menyampaikan dengan kolaborasi seluruh Perangkat Daerah (PD) nantinya penguatan di sektor pelaku IKM akan dimaksimalkan. Sehingga, Kota Malang akan memiliki hasil produk industri sendiri yang bisa meningkatkan pertumbuhan ekonomi pelaku industri.

Baca Juga : Sinyal Pergerakan Ekonomi, Kelompok Bahan Makanan Gerakkan Inflasi

"Selalu berkolaborasi di sini. Jadi kita ingin nanti kita bisa jadi tuan rumah di kota sendiri. IKM kita support dan kita kuatkan, seperti batik Malang nanti hasilnya dari lingkungan industri yang kita ciptakan sendiri," paparnya.

Ke depan, kata Sutiaji setiap wilayah paling tidak di masing-masing kecamatan memiliki hasil produk industri yang bisa dinikmati dan meningkatkan perekonomian masyarakat di Kota Malang.

"Saya minta ke depan itu ada yang printing ada yang tidak, jadi beraneka model. Misalnya, wilayah Kedungkandang ada, Lowokwaru beda lagi. Sehingga lingkungan industri kita bisa jalan, ekonomi kita juga bisa terus berjalan," tandasnya.