(Dari kiri) Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, Pangdam V/Brawijaya Mayor Jenderal TNI Widodo Iryansyah, dan Kapolda Jatim Irjen Pol Mohammad Fadil Imran saat rakor di Klub Bunga Butik Resort, Jumat (11/9/2020). (Foto: Irsya Richa/MalangTIME
(Dari kiri) Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, Pangdam V/Brawijaya Mayor Jenderal TNI Widodo Iryansyah, dan Kapolda Jatim Irjen Pol Mohammad Fadil Imran saat rakor di Klub Bunga Butik Resort, Jumat (11/9/2020). (Foto: Irsya Richa/MalangTIME

MALANGTIMES - Kluster keluarga, pemilihan kepala daerah (pilkada), dan perkantoran. Hal tersebut kini patut diwaspadai dalam penyebaran covid-19 di Jawa Timur. 

Hal itu diungkapkan Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa dalam rapat koordinasi percepatan penanganan covid-19 di Jawa Timur di Klub Bunga Butik Resort, Jumat (11/9/2020).

Baca Juga : Angka Kematian Konfirm Positif Covid-19 Sehari 2 Orang di Kota Batu, Totalnya 26

“Awas kluster keluarga, pilkada, dan perkantoran. Beberapa (kasus covid) muncul karena keluarga, mengingat saat ini kasus konfirm positif klusternya dari keluarga,” ucapnya.

Khofifah menambahkan,  isolasi mandiri dilengkapi dengan sarana yang memadai masih bisa dilakukan untuk mencegah penyebaran. Tetapi jika isolasi mandiri dengan kondisi kurang memadai, seharus bisa menyadari supaya bisa melakukannya di tempat observasi.

“Kalau rumah besar, halaman luas, memungkinkan suplai  gizi baik, silakan isolasi mandiri. Tapi kalau di rumah tidak di kamar sendiri dan suplai gizi kurang baik, ayolah ke tempat observasi atau ke tempat rumah sakit terdekat. Ayolah,” ucap mantan menteri sosial ini.

Khofifah meminta fpasien yang terkonfirmasi positif covid-19 itu melakukan isolasi di tempat observasi yang telah disiapkan oleh pemerintah se tempat. Hal ini sebagai upaya tidak terjadi penambahan penyebaran covid-19 melalui kluster keluarga.

“Ayo dibangun jangan mikir isolasi mandiri mungkin lebih senang dengan keluarga. Jangan khawatir di rumah sakit bayar. Sekarang kalau ventilasi kamar tidak support, sanitasi tidak support, ke rumah sakit itu  free of cash. Ini untuk menghindari penularan keluarga,” tambahnya.

Selain itu, Khofifah meminta daerah yang menggelar pilkada supaya bersatu bergerak mengurangi dan menghentikan penyebaran covid-19.

Baca Juga : Tiga Faktor Ini Mempengaruhi Kemunculan Happy Hypoxia, Apa Saja?

Soal adanya kluster perkantoran,  jika angka positif sudah ada, sebaiknya dilakukan work from home. “Kalau ada positif konfirm,  ya WFH,” ujarnya. 

Sementara,  Kapolda Jatim Irjen Pol Mohammad Fadil Imran menambahkan, adanya kluster keluarga karena protokol kesehatan longgar di rumah. “Penegak protokol sedikt longgar. Mungkin harus dilakukan tips tertentu supaya protokol kesehatan bisa berjalan dengan lancar,” ujarnya.

Rakor ini juga dihadiri kepala daerah se-Jatim, kapolres se-Jatim, TNI, dan sejumlah wakil lembaga lain.