Presiden Joko Widodo (Foto:  Media Indonesia)
Presiden Joko Widodo (Foto: Media Indonesia)

MALANGTIMES - Pernyataan Presiden Joko Widodo (Jokowi) terkait reshuffle kabinet hingga kini masih menjadi tanda tanya. Muncul pesimistis publik terkait reshuffle kabinet yang sempat disampaikan Jokowi beberapa bulan lalu.  

Namun, dikatakan oleh Director Survey and Polling Indonesia (SPIN) Igor Dirgantara hal itu rupanya akan sulit dijalankan oleh Jokowi dalam waktu dekat ini.  

Baca Juga : Bantah Puan Sudutkan Sumbar, Sekjen PDI-P Beber Soal Megawati dan Rendang

"Merujuk pada periode pertama lalu, maka besar kemungkinan reshuffle dilakukan jelang akhir tahun," kata Igor.

Igor lantas berujar jika ada kesan kehati-hatian yang nampak pada Jokowi dalam merealisasikan perombakan kabinet ini.  

Hal tersebut berkaitan dengan posisi para menteri yang terkesan sebagai bagi-bagi jatah untuk partai politik pendukung.  

Igor juga mengatakan jika parpol bukan soal pendukung Jokowi saja saat Pilpres 2019 lalu. Namun saat ini juga ditambah dengan parpol yang mendukung sang anak Gibran Rakabuming dan menantunya Bobby nasution di Pilkada 2020.

Seperti diketahui, Gibran dan Bobby memutuskan untuk maju di Pilkada 2020. Gibran mencalonkan diri sebagai Wali Kota Solo, sementara Bobby mencalonkan diri sebagai Wali Kota Medan.

Baca Juga : Puan Maharani Harap Sumbar Menjadi Pendukung Pancasila, Ada Apa?

Hal itulah yang membuat Jokowi sulit melakukan reshuffle kabinet lantaran masih 'tersandera' anak dan menantunya. Sebagai informasi, Pilkada Serentak 2020 akan digelar pada 9 Desember 2020.  

Saat ini seluruh calon kepala daerah tengah melakukan tahap pendaftaran di Kantor KPU daerah masing-masing. Selanjutnya jika sudah ditetapkan sebagai calon, mereka akan berlanjut ke tahap kampanye.