Bacawabup Didik Budi Muljono saat bersama Sujud Pribadi turun ke masyarakat dengan memberikan kalender tahun 2020 bergambarkan Bapaslon Ladub. (Foto: Istimewa)
Bacawabup Didik Budi Muljono saat bersama Sujud Pribadi turun ke masyarakat dengan memberikan kalender tahun 2020 bergambarkan Bapaslon Ladub. (Foto: Istimewa)

MALANGTIMES - Bakal Calon Wakil Bupati (Bacawabup) Malang, Didik Budi Muljono menggandeng mantan Bupati Malang dua periode, Sujud Pribadi dalam safari politiknya di pelosok-pelosok desa di Kabupaten Malang. 

Salah satunya dengan membagikan kalender tahun 2020 dengan menggunakan mobil pikap yang bergambarkan foto Bapaslon Lathifah Shohib dan Didik Budi Muljono dengan tagline Ladub terlihat sangat jelas di kalender. 

Baca Juga : Rela Cuti demi Agenda Pilkada, Posisi Bupati Malang akan Diisi Pejabat sementara

Didik mengatakan bahwa digandengnya Sujud Pribadi dalam safari politik Bapaslon Ladub ke pelosok-pelosok desa, karena Sujud merupakan Bupati Malang dua periode yang paham medan dan mengenal tipikal masyarakat di Kabupaten Malang. 

"Karena beliau kan bekasnya Bupati, ngerti medan, mengerti banyak juga. Pak Sujud itukan Laskar Merah Putih," ungkapnya ketika dihubungi MalangTimes melalui saluran telepon genggam, Rabu (2/9/2020). 

Karena Didik pun mengatakan bahwa pihaknya berharap dengan digandengnya Sujud Pribadi dalam safari politik Bapaslon Ladub memiliki daya tarik tersendiri agar masyarakat dapat lebih mengenal Bapaslon Ladub dengan bantuan Sujud Pribadi. 

Selain itu, Didik menegaskan bahwa Sujud Pribadi telah masuk dalam susunan tim sukses Bapaslon Ladub. "Iya (Sujud Pribadi masuk di timses Ladub)," tegasnya. 

Dan juga saat ini Bapaslon Ladub sedang giat-giatnya dalam melakukan safari politik ke pondok pesantren yang ada di Kabupaten Malang untuk meminta saran dan doa restu dalam berkontestasi di Pilkada Kabupaten Malang 2020. 

Sementara disinggung mengenai nama Sujud Pribadi yang juga masuk dalam susunan Dewan Pengarah Bapaslon Sanusi-Didik Gatot Subroto (SanDi), Didik pun menanggapi hal tersebut.

Baca Juga : Jelang Pilkada Kabupaten Malang 2020, Sekda Imbau Netralitas ASN

"Itu dulu asal nyomot gitu loh. Jadi tanpa konfirmasi dengan Pak Sujud. Sama kan, Pak Peni juga gitu, dia kan mengamuk waktu itu asal comot," ungkapnya. 

Sebagai informasi bahwa hingga saat ini dari Bapaslon yang melalui jalur parpol hanya ada dua Bapaslon, yakni Bapaslon Ladub dan Bapaslon SanDi. 

Bapaslon Ladub yang diusung oleh PKB, sedangkan Bapaslon SanDi diusung oleh PDI Perjuangan, Partai NasDem, Partai Gerindra, PPP, Partai Demokrat dan yang terbaru adalah Partai Golkar.