Humas Satgas Covid-19 Kabupaten Malang, Aniswaty Aziz saat menjelaskan rekap kasus covid-19 dalam kurun waktu sebulan. (Foto : Dokumen MalangTIMES)
Humas Satgas Covid-19 Kabupaten Malang, Aniswaty Aziz saat menjelaskan rekap kasus covid-19 dalam kurun waktu sebulan. (Foto : Dokumen MalangTIMES)

MALANGTIMES - Bulan Agustus 2020 ini, bisa dikatakan sebagai momen penyebaran kasus covid-19 paling masif di Kabupaten Malang. Bagaimana tidak. Dalam kurun waktu 31 hari, jumlah pasien terkonfirmasi positif covid-19 meningkat hingga ratusan kasus.

”Merujuk pada data yang dihimpun Dinkes (Dinas Kesehatan Kabupaten Malang) sepanjang bulan kemarin (Agustus 2020),  telah terjadi peningkatan 258 kasus (pasien yang dinyatakan positif covid-19, red),” ucap Humas Satgas Covid-19 Kabupaten Malang Aniswaty Aziz saat dikonfirmasi, Selasa (1/9/2020).

Baca Juga : Hari Polwan ke-72, Berikut 4 Polisi Wanita Cantik dan Berprestasi

Peningkatan kasus covid-19 yang mencapai ratusan tersebut dihitung sejak akhir Juli hingga penghujung Agustus 2020 lalu. Saat itu, diterangkan Aniswaty, pada akhir  Juli, total kasus covid-19 di Kabupaten Malang hanya 501.

”Dengan bertambahnya 258 kasus tersebut, membuat jumlah pasien di Kabupaten Malang yang terkonfirmasi covid-19 pada akhir bulan Agustus (2020) mencapai 759 kasus,” sambung Aniswaty.

Di sisi lain, jumlah pasien covid-19 yang dinyatakan sembuh dalam kurun waktu 1 bulan, yakni pada Agustus 2020, juga mengalami peningkatan. Tercatat, hingga 31 Agustus 2020, sudah ada 257 pasien covid-19 asal Kabupaten Malang yang dinyatakan sembuh.

”Bulan kemarin (Agustus 2020) juga ada banyak pasien yang dinyatakan sembuh. Selisihnya hanya 1 pasien. Penambahan kasus ada 258, sedangkan pasien yang dinyatakan sembuh dalam kurun waktu sebulan (Agustus 2020, red) bertambah 257 orang,” ungkap Aniswaty.

Banyaknya jumlah pasien yang dinyatakan sembuh tersebut juga diimbangi dengan tidak terlalu masifnya jumlah pasien covid-19 yang meninggal. Tercatat, hingga penghujung bulan Agustus 2020, hanya ada 50 pasien covid-19 yang dinyatakan meninggal dunia.

Baca Juga : Pandemi Covid-19, Masih Ada Karaoke Buka dan Pemandu Lagu Hampir Topless

”Untuk jumlah pasien covid-19 yang meninggal dalam sebulan hanya terjadi penambahan 7 orang,” ujar Aniswaty, lalu mengatakan  pada akhir Juli 2020 jumlah pasien covid-19 yang meninggal ada 43 orang jiwa.