Peta sebaran kasus Covid-19 di Kabupaten Malang (Foto : Istimewa)
Peta sebaran kasus Covid-19 di Kabupaten Malang (Foto : Istimewa)

MALANGTIMES - Nyaris sebulan lamanya kasus Covid-19 di Kabupaten Malang hanya bertambah maksimal belasan pasien. Tapi, saat ini penambahan pasien positif Covid-19 di Kabupaten Malang, kembali meroket.

Berdasarkan data terbaru yang dihimpun Dinkes (Dinas Kesehatan) Kabupaten Malang, pada akhir pekan kemarin (Minggu 30/8/2020) pasien terkonfirmasi positif Covid-19 bertambah 20 orang.

Baca Juga : Kasus Suspect Melonjak Tinggi, Skor Kota Batu Masih 1,88

”Dengan penambahan 20 pasien tersebut, membuat total kasus covid-19 di Kabupaten Malang meningkat menjadi 746 kasus,“ kata Humas Satgas Covid-19 Kabupaten Malang, Aniswaty Aziz.

Dijabarkannya, penambahan pasien terkonfirmasi positif Covid-19 tersebut, didominasi dari Kecamatan Pakis dengan 4 kasus. Kemudian 6 pasien lainnya, berasal dari Kecamatan Wagir dan Singosari yang masing-masing bertambah 3 orang pasien.

Lanjut, untuk Kecamatan Pakisaji, Kromengan, Dampit, dan Ampelgading masing-masing bertambah 2 orang pasien. Terakhir, untuk dua orang pasien lainnya berasal dari Kecamatan Bululawang dan Pagak dengan masing-masing kecamatan bertambah 1 orang pasien Covid-19.

”Penambahan 20 pasien terkonfirmasi positif covid-19 itu, mayoritas sudah dirujuk ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis,” ungkap Aniswaty.

Dengan bertambahnya puluhan kasus Covid-19 tersebut, membuat jumlah pasien yang menjalani perawatan di rumah sakit mencapai 51 pasien. Kemudian yang menjalani isolasi di rumah ada 70 pasien, dan 15 pasien lainnya dirawat di gedung observasi.

Baca Juga : Didominasi Kecamatan Singosari, Pasien Covid-19 di Kabupaten Malang Tambah 7 Orang

”Jika dijumlahkan, sampai saat ini ada 136 pasien yang masih menjalani perawatan akibat terpapar covid-19,” sambung Aniswaty.

Sebagai informasi, sampai dengan Minggu (30/8/2020) ada 561 pasien Covid-19 yang sudah dinyatakan sembuh. Sedangkan jumlah pasien yang meninggal dunia akibat terpapar Covid-19 ada 49 orang jiwa.