Pelayanan pasien di Puskesmas Kedungkandang dengan protokol Covid-19. (Arifina Cahyanti Firdausi/MalangTIMES).
Pelayanan pasien di Puskesmas Kedungkandang dengan protokol Covid-19. (Arifina Cahyanti Firdausi/MalangTIMES).

MALANGTIMES - Fasilitas Pelayanan Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) di Kota Malang, yakni Puskesmas Kedungkandang telah kembali dibuka. Namun, layanan kesehatan yang dibuka kembali sejak kemarin (Kamis, 27/8/2020) ini dilakukan pembatasan. Hal itu menyusul adanya sejumlah tenaga kesehatan yang terpapar Covid-19.

Juru Bicara Gugus Satgas Covid-19, Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Kota Malang, dr Husnul Muarif mengatakan, layanan kesehatan di Puskesmas Kedungkandang tetap dibuka dengan pembatasan. Seperti jam layanan di rawat jalan, yang hanya dilangsungkan sejak pukul 07.30 - 11.00 WIB saja di hari kerja.

Baca Juga : Usung "Jangan Kendor Pakai Masker", Polkesma Ingatkan Masyarakat Patuhi Protokol Kesehatan

"Tetap melakukan layanan (Puskesmas Kedungkandang), tapi dengan pembatasan layanan dan jam layanan," ujarnya.

Selain pembatasan di layanan rawat jalan, untuk layanan rawat inap sementara waktu ditutup. Sedangkan untuk imunisasi balita, yang sebelumnya dijadwalkan setiap hari Senin dan Kamis di gedung rawat inap kini dialihkan ke Puskesmas Pembantu di Kelurahan Kotalama.

Terkait alur pelayanan bagi pasien, Husnul menyampaikan, tidak ada perubahan. Artinya tetap diberikan pelayanan dengan protokol Covid-19. Seperti pemberlakuan skrining pasien di awal masuk, petugas kesehatan memakai APD (Alat Pelindung Diri) dan dipisahkan antara pasien yang memiliki gejala infeksius dan tidak ada gangguan.

Namun, jumlah pengunjung setiap harinya dibatasi maksimal 40 orang. "Alur pasien tetap, petugas ber APD. Seperti biasa di depan dilakukan skrining, misal yang ada gangguan ISPA dialihkan ke ruangan yang berbeda dari yang tak ada gangguan," jelasnya.

Lebih jauh, menurut Husnul pembatasan akses layanan kesehatan di Puskesmas Kedungkandang dilakukan sebagai langkah antisipasi dan tetap menjaga kondisi bagi petugas kesehatan.

Baca Juga : Pandemi Covid-19, Bagaimana Nasib Penderita HIV di Kota Malang?

Sehingga proses recovery dan imunitas dari petugas kesehatan tetap terjaga dengan baik. Di samping, yang melayani juga dijadwalkan untuk bergantian setiap harinya.

"Untuk mengantisipasi saja, dan juga untuk merecovery teman-teman yang ada di Puskesmas. Artinya, waktu untuk bisa mengembalikan imunitasnya itu cukup. Mereka juga sebagian WFH (work from home), sebagian masuk," tandasnya.