Capture foto akun facebook mengatas namakan Wali Kota Malang Sutiaji yang berisi jualan pulsa. (Foto: Istimewa).
Capture foto akun facebook mengatas namakan Wali Kota Malang Sutiaji yang berisi jualan pulsa. (Foto: Istimewa).

MALANGTIMES - Baru-baru ini sebuah akun facebook (FB) mengatasnamakan Wali Kota Malang Sutiaji menghebohkan publik. Lantaran, dalam akun tersebut diisi dengan berjualan pulsa, token listrik hingga pembayaran PDAM. Akun dengan nama Sutiaji ini juga menampilkan foto berseragam putih yang menampakkan wajah dari orang nomor satu di Kota Malang itu.

"Yang ingin top up atau isi pulsa, voucher data, token listrik, PDAM, dst.. Murah, proses cpt. Pembelian untuk pulsa 1-2 menit akn masuk di no HP dan untuk voucher data listrik akn dikrim lewat wa yg minat silahkan sya kasi tau caranya," tulis akun tersebut.

Baca Juga : 2 Ribu Alumni ITB Teken Surat Terbuka Desak Din Syamsuddin Dicoret dari MWA

 

Pemerintah Kota (Pemkot) Malang pun angkat bicara terkait munculnya akun yang mengatasnamakan Wali Kota Malang Sutiaji. Apa yang dilakukan oleh oknum tersebut dianggap sebagai modus dalam mengeruk keuntungan semata.

Kabag Humas Pemkot Malang, Nur Widianto menyatakan, terkait hal tersebut sudah dikonfirmasi bahwa akun yang mengatasnamakan Wali Kota Malang Sutiaji adalah tidak benar.

"Ini modusnya klasik, tapi masih saja ada yang percaya dan terjebak, yakni menggunakan akun sosial media Facebook Bapak Walikota. Membuat status dan juga memanfaatkan layanan chat messenger FB untuk meminta bantuan. Maka atas hal tersebut, dan setelah kami konfirmasi langsung ke Bapak Walikota, bahwa itu semua tidak benar," ujarnya, Jumat (28/8/2020).

Ia menegaskan, jika akun facebook asli milik Wali Kota Malang Sutiaji sudah lama tidak difungsikan. Sehingga, adanya akun-akun atas nama ataupun foto profile yang mengatasnamakannya bukanlah milik dari orang nomor satu di Kota Malang ini.

"Kami tegaskan semua FB yang menggunakan profil Walikota Malang, Bapak Sutiaji, semuanya sudah resmi tidak difungsikan dan tidak atas nama Beliau alias tidak benar," imbuhnya.

Sementara itu, Wali Kota Malang Sutiaji berpesan kepada masyarakat khususnya di Kota Malang agar tak mudah percaya dan berhati-hati dalam bermedia sosial.

Baca Juga : Dituding Moroti Uang TKW Rp 2 Juta Per Bulan, Pria Asal Tulungagung Ini Angkat Bicara

 

Tak dapat dipungkiri modus penggunaan nama, jabatan baik melalui sosial media atau telepon memang masih sering muncul dan itu mengambil ruang di mana masyarakat memang lagi tersandera dengan ragam alat komunikasi sosial media.

Karenanya, masyarakat harus berhati hati, terus menguatkan literasi dan bijak bersosial media. Pihaknya juga mengimbau semua pihak, apabila ada yang dirasa janggal dengan atas nama dirinya di media sosial agar melaporkan ke pihak berwenang.

"Apalagi modusnya minta-minta bantuan. Laporkan saja, dan semoga pelaku menyadari bahwa perbuatannya bisa berkonsekuensi pidana," tegasnya.